Pengguna Mac Wajib Waspada, Celah Screen Sharing Mulai Dimanfaatkan Hacker

Hacker memanfaatkan celah Screen Sharing untuk mengakses Mac dan memasang penambang kripto Monero.

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengguna Mac Wajib Waspada, Celah Screen Sharing Mulai Dimanfaatkan Hacker. (Foto: AI)

Pengguna Mac Wajib Waspada, Celah Screen Sharing Mulai Dimanfaatkan Hacker. (Foto: AI)

Intiperistiwa.com Pengguna Mac perlu mewaspadai celah Screen Sharing Mac yang mulai hacker manfaatkan dalam serangan nyata. Celah tersebut memungkinkan penyerang masuk tanpa menggunakan kredensial yang valid. Bahkan, hacker dapat memperoleh akses root setelah berhasil mengeksploitasi kerentanan tersebut. Karena itu, pengguna perlu segera memasang pembaruan macOS terbaru.

Pakar keamanan melacak kerentanan tersebut dengan kode CVE-2026-65400. Dalam sejumlah serangan, hacker memanfaatkan celah itu untuk mengambil kendali perangkat. Selanjutnya, penyerang memasang perangkat lunak penambang cryptocurrency Monero pada Mac korban. Kondisi tersebut membuat perangkat menjalankan aktivitas penambangan tanpa sepengetahuan pemiliknya.

National Cyber Security Centre Belanda atau NCSC-NL melaporkan eksploitasi aktif terhadap kerentanan tersebut. Lembaga itu menemukan serangan pada sejumlah Mac yang menjalankan Screen Sharing. Selain itu, perangkat tersebut membuka layanan Screen Sharing melalui port 5900 ke internet. Kondisi tersebut kemudian memberi peluang bagi hacker untuk menyerang perangkat yang masih rentan.

Namun, kerentanan ini tidak membuat semua Mac dapat langsung hacker bobol tanpa kata sandi. Risiko terutama mengintai perangkat rentan yang mengaktifkan fitur Screen Sharing. Selain itu, layanan tersebut harus dapat orang lain jangkau melalui internet. Oleh sebab itu, konfigurasi perangkat turut menentukan tingkat risikonya.

Baca Juga :  Google Bikin Kejutan, Kini Alamat Email "Gmail" Bisa Diganti Lo! Simak Caranya

Hacker Manfaatkan Mac untuk Menambang Monero

Setelah mengeksploitasi celah tersebut, hacker dapat memperoleh akses root pada sistem. Akses root memberikan tingkat hak akses tertinggi pada perangkat. Karena itu, penyerang memiliki kewenangan luas untuk menjalankan berbagai tindakan. NCSC-NL menemukan hacker kemudian memasang perangkat lunak penambang Monero atau XMR.

Praktik tersebut dikenal sebagai cryptojacking. Hacker memanfaatkan sumber daya komputasi perangkat korban untuk melakukan penambangan cryptocurrency. Akibatnya, Mac dapat bekerja lebih berat tanpa pemilik menyadarinya. Selain itu, aktivitas penambangan berpotensi meningkatkan penggunaan CPU dan konsumsi daya.

Peneliti keamanan Calif juga menemukan fakta yang menambah perhatian terhadap kerentanan tersebut. Calif mengklaim mampu membuat eksploit yang berfungsi sekitar empat jam setelah menganalisis patch Apple. Temuan tersebut menunjukkan cepatnya peneliti mempelajari dan mereproduksi celah setelah perbaikan tersedia. Karena itu, pengguna sebaiknya tidak menunda pemasangan pembaruan keamanan.

Apple Sudah Menutup Celah CVE-2026-65400

Apple telah memperbaiki CVE-2026-65400 melalui pembaruan keamanan pada 6 Agustus 2026. Perusahaan menyediakan patch tersebut untuk tiga versi macOS. Karena itu, pengguna yang masih menjalankan versi rentan perlu segera memperbarui sistem. Berikut versi macOS yang telah memperoleh perbaikan:

  • macOS Tahoe 26.6.1
  • macOS Sequoia 15.7.9
  • macOS Sonoma 14.8.9
Baca Juga :  Ilmuwan Temukan Dua Gunung Raksasa Tersembunyi di Dalam Bumi, Lebih Tinggi dari Everest

Screen Sharing sendiri tidak aktif secara bawaan pada macOS. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengakses dan mengendalikan layar Mac lain dari jarak jauh. Meski demikian, pengguna perlu memeriksa apakah fitur tersebut aktif pada perangkat. Jika tidak memerlukannya, pengguna sebaiknya mematikan Screen Sharing.

Pengguna dapat memeriksanya melalui System Settings > General > Sharing > Screen Sharing. Selain itu, administrator perlu memastikan port 5900 tidak terbuka langsung ke internet. Langkah tersebut semakin penting bagi perangkat yang belum memperoleh patch keamanan terbaru. Namun, pengguna tetap perlu memasang pembaruan untuk menutup kerentanan pada sistem.

Pengguna juga perlu membedakan CVE-2026-65400 dengan kerentanan Screen Sharing lain bernama CVE-2026-43760. CVE-2026-43760 mengharuskan penyerang melakukan autentikasi terlebih dahulu. Sebaliknya, CVE-2026-65400 memungkinkan penyerang melewati autentikasi. Karena itu, kedua kerentanan memiliki mekanisme serangan yang berbeda.

Bukti eksploitasi nyata membuat pengguna Mac terdampak perlu segera memasang pembaruan macOS terbaru. Selain itu, pengguna sebaiknya mematikan Screen Sharing apabila tidak memerlukan fitur tersebut. Administrator juga perlu memastikan port 5900 tidak terbuka langsung ke internet. Ars Technica melaporkan pengguna tidak sebaiknya hanya mengandalkan kata sandi untuk menjaga perangkat. (iD/*)

Berita Terkait

Sinyal 5G Hilang Saat Masuk Rumah atau Gedung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Huawei Pura X View Resmi Meluncur dengan Desain Unik, Usung Layar Lebar Pertama di Dunia
Qualcomm Siapkan Snapdragon C untuk Laptop Murah, Performa Diklaim Lampaui Intel N250
Robot Superman Buatan China Makin Canggih, Bisa Lari 45,6 Km/Jam dan Lompat 2 Meter
Harga GPU Nvidia Meroket, RTX Pro 6000 Kini Tembus Rp285 Juta
Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi Hornet dari Indonesia, Ini Alasannya
Ilmuwan Temukan Dua Gunung Raksasa Tersembunyi di Dalam Bumi, Lebih Tinggi dari Everest
Daftar HP dengan Radiasi Tertinggi, Apakah Ponsel Anda Termasuk?
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sinyal 5G Hilang Saat Masuk Rumah atau Gedung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon C untuk Laptop Murah, Performa Diklaim Lampaui Intel N250

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Robot Superman Buatan China Makin Canggih, Bisa Lari 45,6 Km/Jam dan Lompat 2 Meter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Harga GPU Nvidia Meroket, RTX Pro 6000 Kini Tembus Rp285 Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi Hornet dari Indonesia, Ini Alasannya

Berita Terbaru