Intiperistiwa.com – Harga emas perhiasan kembali menjadi perhatian masyarakat pada Jumat, 5 Juni 2026. Banyak konsumen memantau pergerakan harga sebelum membeli maupun menjual emas.
Data terbaru dari Raja Emas Indonesia dan Laku Emas menunjukkan perubahan harga di berbagai kadar karat. Karena itu, konsumen perlu mencermati perkembangan pasar sebelum melakukan transaksi.
Selain harga emas dunia, sejumlah faktor lain turut memengaruhi harga perhiasan. Nilai tukar rupiah, permintaan pasar, hingga biaya produksi ikut menentukan pergerakan harga.
Di sisi lain, kebijakan bank sentral terkait cadangan emas juga memberi pengaruh besar. Karena itu, harga emas sering berubah mengikuti kondisi ekonomi global.
Daftar Harga Beli Emas Raja Emas Indonesia
Raja Emas Indonesia merilis daftar harga beli emas per gram untuk berbagai kadar karat. Harga tersebut berlaku pada Jumat, 5 Juni 2026.
Untuk emas kadar K24*, harga beli mencapai Rp2.520.000 per gram. Sementara itu, emas K24 berada di level Rp2.445.000 per gram.
Selain dua kadar tersebut, harga emas lain juga bergerak beragam. Berikut rincian harga beli emas per gram:
- K23: Rp2.185.000
- K22: Rp2.004.000
- K21: Rp1.914.000
- K20: Rp1.822.000
- K19: Rp1.731.000
- K18: Rp1.641.000
- K17: Rp1.549.000
- K16: Rp1.457.000
- K15: Rp1.368.000
- K14: Rp1.276.000
- K13: Rp1.184.000
- K12: Rp1.095.000
- K11: Rp1.003.000
- K10: Rp911.000
- K9: Rp821.000
- K8: Rp730.000
- K7: Rp638.000
- K6: Rp548.000
- K5: Rp455.000
Harga Jual Emas di Laku Emas
Sementara itu, Laku Emas juga memperbarui harga jual emas perhiasan untuk berbagai kadar. Harga tersebut tetap bisa berubah mengikuti kondisi pasar harian.
Emas 24K atau kadar 99 persen dijual Rp2.434.000 per gram. Selain itu, emas kadar lain juga menunjukkan harga berbeda.
Berikut daftar harga jual emas per gram di Laku Emas:
- 23K: Rp2.099.000
- 22K: Rp2.009.000
- 21K: Rp1.920.000
- 20K: Rp1.827.000
- 19K: Rp1.734.000
- 18K: Rp1.642.000
- 17K: Rp1.549.000
- 16K: Rp1.456.000
- 15K: Rp1.365.000
- 14K: Rp1.273.000
- 13K: Rp1.182.000
- 12K: Rp1.089.000
- 11K: Rp996.000
- 10K: Rp905.000
- 9K: Rp813.000
Faktor yang Memengaruhi Harga Emas
Harga emas perhiasan terus bergerak mengikuti banyak faktor ekonomi. Harga emas dunia menjadi salah satu penentu utama pergerakan pasar.
Selain itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat ikut memengaruhi harga emas domestik. Sebab, perdagangan emas internasional memakai dolar AS sebagai acuan.
Permintaan industri perhiasan global juga memberi dampak besar terhadap harga. Ketika permintaan meningkat, harga emas biasanya ikut terdorong naik.
Di sisi lain, kondisi geopolitik dan spekulasi pasar dapat memicu perubahan harga jangka pendek. Karena itu, konsumen perlu memantau perkembangan ekonomi secara rutin.
Emas Perhiasan Masih Jadi Pilihan Investasi
Selain mempercantik penampilan, emas perhiasan juga menarik sebagai instrumen investasi. Banyak masyarakat memilih emas karena mudah diperjualbelikan kapan saja.
Namun, konsumen tetap perlu memahami selisih harga beli dan harga jual kembali. Toko emas biasanya menetapkan margin untuk biaya produksi dan operasional.
Karena itu, harga buyback sering lebih rendah dibanding harga pembelian awal. Meski begitu, emas perhiasan tetap memiliki daya tarik jangka panjang.
Sementara itu, investor biasanya memilih emas batangan untuk investasi murni. Selisih harga jual dan beli emas batangan cenderung lebih kecil.
Dengan memantau harga secara rutin, konsumen dapat menentukan waktu transaksi lebih tepat. Langkah tersebut juga membantu mengurangi risiko saat kondisi pasar berubah cepat. (id/*)










Komentar