Intiperistiwa.com – Harga kelapa sawit di Provinsi Jambi kembali bergerak tipis pada periode 19–25 Juni 2026.
Dinas Perkebunan Provinsi Jambi mencatat harga TBS pabrik berada di Rp3.706,58 per kilogram.
Selain itu, harga tersebut turun sekitar Rp0,09 dari periode sebelumnya.
Kondisi ini menunjukkan pasar sawit masih bergerak stabil dengan koreksi kecil.
Tim penetapan harga TBS melibatkan pemerintah daerah, perusahaan, dan perwakilan petani.
Dinas Perkebunan Provinsi Jambi mengumumkan harga berdasarkan umur tanaman sawit.
Harga tersebut berlaku khusus di tingkat pabrik kelapa sawit.
Sementara itu, harga di tingkat petani masih berada di bawah standar pabrik.
Harga TBS, CPO, dan Kernel
Harga tandan buah segar (TBS) sawit umur 10–20 tahun mencapai level tertinggi.
Angka tersebut menyentuh Rp3.706,58 per kilogram pada periode berjalan.
Selain itu, harga CPO dan kernel juga tercatat dalam penetapan resmi.
Data ini memperlihatkan dinamika pasar minyak sawit mentah yang masih aktif.
Harga CPO tercatat Rp14.985,30 per kilogram pada periode tersebut.
Sementara itu, harga kernel mencapai Rp12.093,74 per kilogram.
Indeks K berada pada level 94,64 persen.
Kombinasi data ini menunjukkan stabilitas pasar turunan sawit.
Rincian Harga TBS Sawit Jambi
Harga TBS sawit di Jambi berubah sesuai usia tanaman.
Berikut rincian harga berdasarkan umur kelapa sawit:
- Umur 3 tahun: Rp2.891,54 per kilogram.
- Umur 4 tahun: Rp3.089,85 per kilogram.
- Umur 5 tahun: Rp3.231,82 per kilogram.
- Umur 6 tahun: Rp3.366,70 per kilogram.
- Umur 7 tahun: Rp3.451,62 per kilogram.
- Umur 8 tahun: Rp3.525,25 per kilogram.
- Umur 9 tahun: Rp3.594,51 per kilogram.
- Umur 10–20 tahun: Rp3.706,58 per kilogram.
- Umur 21–24 tahun: Rp3.595,91 per kilogram.
- Umur 25 tahun: Rp3.432,49 per kilogram.
Petani plasma menerima harga mendekati standar pabrik.
Namun, petani mandiri sering menerima harga lebih rendah di lapangan.
Pasar tengkulak biasanya berada pada kisaran Rp2.700 hingga Rp3.400 per kilogram.
Perbedaan ini muncul karena rantai distribusi dan negosiasi harga.
Pergerakan Harga dan Dampak Pasar
Harga sawit di Jambi masih mengikuti tren pasar global.
Faktor permintaan minyak nabati ikut memengaruhi perubahan harga harian.
Selain itu, fluktuasi CPO dunia juga memberi tekanan pada harga lokal.
Ke depan, harga sawit masih berpotensi berubah sesuai kondisi pasar internasional. (id/*)










Komentar