Sulit tidur karena stres? Konsumsi 7 makanan ini agar tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak.

Pilihan makanan yang tepat pada malam hari dapat membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur.

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sulit tidur karena stres? Konsumsi 7 makanan ini agar tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak.. (Foto: tzuchihospital)

Sulit tidur karena stres? Konsumsi 7 makanan ini agar tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak.. (Foto: tzuchihospital)

Intiperistiwa.com – Makanan yang dikonsumsi pada malam hari ternyata memengaruhi kondisi tubuh saat beristirahat. Selain itu, beberapa jenis makanan juga membantu tubuh mengelola stres dengan lebih baik. Karena itu, memilih menu yang tepat sebelum tidur menjadi kebiasaan yang layak diterapkan.

Kualitas tidur tidak hanya bergantung pada durasi istirahat. Sebaliknya, asupan nutrisi juga berperan penting terhadap kenyamanan tidur. Oleh sebab itu, makanan yang kaya magnesium, serat, dan omega-3 dapat membantu tubuh merasa lebih rileks.

Berdasarkan laporan Verywell Health pada 25 Juni 2026, terdapat tujuh jenis makanan yang dapat mendukung tidur lebih nyenyak. Selanjutnya, makanan tersebut juga membantu menjaga kesehatan mental dan mengurangi respons tubuh terhadap stres.

1. Alpukat

Alpukat mengandung magnesium yang berperan menjaga fungsi saraf dan otot. Selain itu, mineral tersebut membantu tubuh mengendalikan stres dan kecemasan. Karena itu, alpukat cocok dikonsumsi pada malam hari.

Alpukat juga kaya serat yang membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Dengan demikian, keinginan makan berlebihan pada malam hari dapat berkurang. Kondisi tersebut turut mendukung kualitas tidur yang lebih baik.

2. Sayuran

Sayuran mengandung serat yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Selain itu, pola makan tinggi serat berkaitan dengan risiko stres yang lebih rendah. Karena itu, konsumsi sayuran setiap hari sangat dianjurkan.

Baca Juga :  Cape Verde vs Arab Saudi Piala Dunia 2026: Imbang Tanpa Gol, Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar

Sayuran hijau, seperti bayam dan kale, mengandung magnesium serta folat. Magnesium membantu merilekskan otot dan saraf. Sementara itu, folat mendukung pembentukan dopamin yang berkaitan dengan rasa nyaman.

3. Buah-buahan

Buah menyediakan vitamin, mineral, dan serat yang mendukung kesehatan tubuh. Selain itu, vitamin C membantu mengendalikan kadar kortisol atau hormon stres. Karena itu, buah menjadi pilihan camilan malam yang sehat.

Jeruk dan aneka beri mengandung vitamin C yang tinggi. Sementara itu, pisang menyediakan kalium, magnesium, dan karbohidrat kompleks. Kombinasi tersebut membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.

4. Protein Rendah Lemak

Protein membantu tubuh membentuk hormon dan neurotransmiter yang mengatur suasana hati. Karena itu, kebutuhan protein sebaiknya tetap terpenuhi setiap hari. Kekurangan protein dapat memengaruhi fungsi otak dan kondisi emosional.

Pilih sumber protein rendah lemak, seperti ikan, dada ayam, atau telur. Selain itu, telur juga mengandung vitamin D dan vitamin B. Kedua nutrisi tersebut berperan mendukung kesehatan mental.

5. Makanan Kaya Omega-3

Omega-3 memiliki sifat antiinflamasi yang bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, nutrisi tersebut membantu mengurangi kecemasan dan menjaga kadar kortisol tetap stabil. Karena itu, omega-3 mendukung kesehatan fisik sekaligus mental.

Baca Juga :  Satelit Pemantul Cahaya Matahari Picu Kontroversi, Astronom Mulai Khawatir

Salmon, ikan kembung, edamame, kacang walnut, dan biji chia menjadi sumber omega-3 yang baik. Selanjutnya, nutrisi tersebut juga membantu menjaga kesehatan otak dan jantung.

6. Makanan Mengandung Probiotik dan Prebiotik

Kesehatan usus memiliki hubungan erat dengan kesehatan mental. Bahkan, sebagian besar reseptor serotonin berada pada lapisan usus. Oleh sebab itu, keseimbangan mikrobioma usus sangat penting.

Yogurt, tempe, kimchi, kefir, dan kombucha mengandung probiotik yang bermanfaat. Selain itu, makanan tersebut membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus. Dampaknya, tubuh dapat mengelola stres dengan lebih baik.

7. Teh Herbal

Teh herbal dapat menjadi minuman yang menenangkan sebelum tidur. Selain itu, teh chamomile dan lavender tidak mengandung kafein secara alami. Karena itu, keduanya cocok dikonsumsi pada malam hari.

Selain chamomile, teh peppermint dan lavender juga mendukung kualitas tidur. Dengan demikian, tubuh menjadi lebih rileks dan siap beristirahat. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menciptakan tidur yang lebih nyenyak. (iD/*)

Berita Terkait

477 Rumah Oksigen Disiapkan Kemenkes untuk Tangani Dampak Karhutla
Asap Karhutla Tak Hanya Mengganggu Paru, IDAI Soroti Risiko bagi Kecerdasan dan Mental Anak
Melihat Orang Lain Ketakutan, Benarkah Kita Bisa Ikut Takut? Ini Faktanya
Hb Rendah? Ini 5 Cara Menaikkan Hemoglobin Sesuai Penyebabnya
5 Cara Mencegah Influenza A, dari Vaksinasi hingga Cuci Tangan
Katarak di Usia Muda: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Mau Tetap Sehat di Usia Lanjut? Mulai dengan 5 Kebiasaan Makan Ini
Screen Time Tinggi: 3 Dampak pada Kesehatan dan Cara Mengatasinya
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WIB

477 Rumah Oksigen Disiapkan Kemenkes untuk Tangani Dampak Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Asap Karhutla Tak Hanya Mengganggu Paru, IDAI Soroti Risiko bagi Kecerdasan dan Mental Anak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Melihat Orang Lain Ketakutan, Benarkah Kita Bisa Ikut Takut? Ini Faktanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Hb Rendah? Ini 5 Cara Menaikkan Hemoglobin Sesuai Penyebabnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:00 WIB

5 Cara Mencegah Influenza A, dari Vaksinasi hingga Cuci Tangan

Berita Terbaru

Juventus vs Rennes Imbang 2-2, VAR Batalkan Gol Lucumi. (Foto: AFP/ALBERTO PIZZOLI/kompas)

Sport

Juventus vs Rennes Imbang 2-2, VAR Batalkan Gol Lucumi

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:00 WIB