Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026 Segera Dimulai, Cek Syarat dan Tahapan Seleksi

Calon taruna STIS 2026 dapat mulai menyiapkan persyaratan pendaftaran. Simak pilihan program studi, jalur seleksi, dan tahapan tesnya.

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026 Segera Dimulai, Cek Syarat dan Tahapan Seleksi. (Foto: AI)

Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026 Segera Dimulai, Cek Syarat dan Tahapan Seleksi. (Foto: AI)

Intiperistiwa.com – Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026 segera dimulai berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan. Informasi tersebut menjadi kabar penting bagi calon taruna yang ingin melanjutkan pendidikan di Politeknik Statistika STIS. Meski demikian, panitia belum mengumumkan rincian syarat maupun formasi penerimaan tahun 2026. Sementara itu, calon peserta sudah dapat menyiapkan berkas dengan mengacu pada ketentuan penerimaan tahun sebelumnya.

Pada seleksi tahun 2025, Politeknik Statistika STIS menyediakan 400 formasi bagi calon taruna. Selain itu, jumlah tersebut dapat menjadi gambaran awal bagi peserta yang ingin mengikuti seleksi tahun ini. Peserta yang lolos berhak mengikuti pendidikan tanpa biaya karena negara menanggung seluruh biaya kuliah. Setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan juga berpeluang menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS).

Pilihan Program Studi pada Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026

Politeknik Statistika STIS menawarkan tiga program studi kepada calon taruna. Masing-masing program memberikan jenjang pendidikan dan prospek karier yang berbeda. Oleh karena itu, peserta perlu memahami setiap pilihan sebelum menentukan program studi. Berikut pilihan program studi yang tersedia di STIS.

1. D4 Statistika

Program Sarjana Terapan (D4) Statistika memberikan gelar S Tr Stat kepada lulusannya. Selain itu, lulusan dapat memulai karier sebagai statistisi ahli pertama. Jabatan tersebut berada pada golongan III/a bagi pegawai berstatus PNS. Program ini menjadi salah satu pilihan utama bagi calon taruna STIS.

2. D4 Komputasi Statistik

Program Sarjana Terapan (D4) Komputasi Statistik juga memberikan gelar S Tr Stat. Selanjutnya, lulusan dapat mengawali karier sebagai pranata komputer ahli pertama. Jabatan tersebut berada pada golongan III/a. Program ini berfokus pada bidang komputasi statistik di lingkungan pemerintahan.

Baca Juga :  Pulang dari Jepang Mulai 1 Juli 2026 Kena Pajak Rp332 Ribu, Ini Alasannya

3. D3 Statistika

Program Diploma III (D3) Statistika memberikan gelar Ahli Madya Statistika (A Md Stat). Selain itu, lulusan dapat memulai karier sebagai statistisi terampil. Jabatan tersebut berada pada golongan II/c. Program ini juga menjadi bagian dari penerimaan taruna STIS.

Persyaratan Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026

Calon peserta dapat menggunakan persyaratan penerimaan tahun 2025 sebagai acuan awal. Namun, peserta tetap perlu menunggu pengumuman resmi mengenai ketentuan tahun 2026. Sementara itu, berikut persyaratan yang berlaku pada penerimaan sebelumnya. Pastikan seluruh persyaratan terpenuhi sebelum mendaftar.

  • Lulusan SMA, MA, SMK, atau MAK dari semua jurusan.
  • Memiliki nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80,00 pada ijazah serta rapor semester ganjil kelas 12.
  • Tidak buta warna dan memiliki minus mata di bawah 6 dioptri.
  • Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun pada 1 September.
  • Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari narkoba.
  • Tidak menjalani ikatan dinas dengan instansi pendidikan lain.
  • Tidak pernah menjadi mahasiswa Politeknik Statistika STIS.
  • Belum menikah.
  • Bersedia tidak menikah selama menjalani pendidikan hingga pengangkatan sebagai PNS.
  • Mematuhi seluruh peraturan serta menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID).
  • Bersedia menerima penempatan pada seluruh pilihan formasi saat pendaftaran.
  • Tidak mengajukan pindah selama sekurang-kurangnya tujuh tahun setelah menjadi PNS, kecuali karena kebutuhan organisasi.

Jalur dan Tahapan Seleksi STIS

Politeknik Statistika STIS menyediakan tiga jalur penerimaan bagi calon peserta. Dengan demikian, setiap jalur memiliki sasaran yang berbeda. Peserta perlu memilih jalur sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, setiap peserta wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Jalur Seleksi

Jalur Reguler terbuka bagi putra-putri dari seluruh wilayah Indonesia. Sementara itu, Jalur Afirmasi ditujukan bagi putra-putri Orang Asli Papua di Provinsi Papua, Papua Barat, serta wilayah pemekarannya. Selain itu, Jalur Pembibitan berlaku bagi peserta yang berdomisili di Kabupaten Kampar, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Tapin. Seluruh peserta harus memilih jalur sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi Hornet dari Indonesia, Ini Alasannya

Tahapan Seleksi

Panitia lebih dahulu melaksanakan seleksi administrasi. Selanjutnya, peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Setelah itu, panitia menggelar tes Matematika, psikotes, wawancara, pemeriksaan kesehatan, dan tes kebugaran. Seluruh tahapan tersebut menentukan hasil akhir seleksi calon taruna STIS.

Calon peserta dapat terus memantau informasi resmi mengenai Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026 melalui akun Instagram @bkngoidofficial. Selain itu, peserta juga perlu mengikuti pengumuman dari Politeknik Statistika STIS mengenai jadwal, syarat, dan formasi terbaru. Dengan demikian, peserta tidak akan tertinggal informasi penting selama proses penerimaan berlangsung. (iD/*)


FAQ

1. Kapan Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026 dimulai?

Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026 akan segera dimulai sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026. Jadwal resmi masih menunggu pengumuman.

2. Berapa program studi yang tersedia di STIS?

Politeknik Statistika STIS menyediakan tiga program studi, yaitu D4 Statistika, D4 Komputasi Statistik, dan D3 Statistika.

3. Siapa yang dapat mendaftar STIS 2026?

Lulusan SMA, MA, SMK, atau MAK dari semua jurusan dapat mendaftar apabila memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku.

4. Apa saja tahapan seleksi STIS 2026?

Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tes Matematika, psikotes, wawancara, pemeriksaan kesehatan, dan tes kebugaran.

5. Di mana memperoleh informasi resmi Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026?

Calon peserta dapat memantau informasi melalui akun Instagram @bkngoidofficial serta kanal resmi Politeknik Statistika STIS.

Berita Terkait

Bantuan PIP Termin 3 Mulai Cair, Siswa SMA Berpeluang Terima Rp900 Ribu
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung
Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027
Indonesia Kekurangan 65 Ribu Dokter Spesialis, Pemerintah Buka 25 Prodi Baru, Cek Daftarnya
10 Pekerjaan Bergaji Tinggi Tanpa Gelar Sarjana, Gaji Tembus Rp1,89 Miliar Setahun
Desil KIP Kuliah Berubah, Apakah Bantuan Otomatis Berhenti? Ini Penjelasan Kemdiktisaintek
Habi Sabda Ihsan, Mahasiswa IAIN Kerinci Raih Conditional Offer dari Dua Kampus Luar Negeri untuk Magister TESOL
Berita ini 29 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:00 WIB

Bantuan PIP Termin 3 Mulai Cair, Siswa SMA Berpeluang Terima Rp900 Ribu

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis

Jumat, 4 September 2026 - 19:00 WIB

SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Indonesia Kekurangan 65 Ribu Dokter Spesialis, Pemerintah Buka 25 Prodi Baru, Cek Daftarnya

Berita Terbaru