Ilmuwan Berhasil Rancang Virus Menggunakan AI, Terobosan Baru atau Ancaman?

AI membantu ilmuwan merancang bakteriofag baru, tetapi kemampuan tersebut memunculkan kekhawatiran soal keamanan.

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilmuwan Berhasil Rancang Virus Menggunakan AI, Terobosan Baru atau Ancaman? (Foto: DALL·E 3/fin)

Ilmuwan Berhasil Rancang Virus Menggunakan AI, Terobosan Baru atau Ancaman? (Foto: DALL·E 3/fin)

Intiperistiwa.com – Ilmuwan berhasil merancang virus menggunakan kecerdasan buatan atau AI untuk pertama kalinya. Temuan tersebut membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi kesehatan. Namun, kemampuan itu juga memunculkan kekhawatiran terkait keamanan teknologi. Karena itu, ilmuwan perlu mempertimbangkan manfaat dan risikonya secara bersamaan.

Jurnal Science memuat studi dari ilmuwan Arc Institute dan Stanford University. Tim tersebut menciptakan bakteriofag, yaitu virus yang hanya menyerang bakteri. Para ilmuwan mengembangkan virus tersebut untuk membantu menangani infeksi bakteri persisten. Dengan demikian, temuan ini dapat membuka peluang baru bagi terapi phage.

Evo Pelajari Triliunan Nukleotida

Tim peneliti memanfaatkan genome language model Evo 1 dan Evo 2 dalam eksperimen tersebut. Cara kerja model itu menyerupai LLM seperti ChatGPT atau Claude. Namun, Evo mempelajari triliunan nukleotida yang membentuk DNA. Model tersebut kemudian mempelajari pola serta tata bahasa kode genetik.

Untuk eksperimen, tim melatih Evo menggunakan 15.000 virus dari famili yang sama seperti Phi X-174. Virus Phi X-174 memiliki ukuran kecil dan hanya menyerang bakteri E. coli. Peneliti sengaja mengeluarkan kode genetik virus yang menyerang tumbuhan, manusia, atau hewan. Langkah tersebut bertujuan mengurangi risiko munculnya virus yang berbahaya.

Baca Juga :  SIM Digital Korlantas Polri Bisa Ditunjukkan saat Pemeriksaan, Begini Cara Aktifkan dan Aturan jika SIM Hilang

Evo Hasilkan 700.000 Calon Virus

Evo menghasilkan sekitar 700.000 calon virus baru selama proses penelitian. Setelah itu, tim ilmuwan memilih 285 kandidat yang paling menjanjikan. Para peneliti kemudian menguji kandidat tersebut pada bakteri. Hasil akhirnya menunjukkan 16 ciptaan Evo menghasilkan virus yang berfungsi.

Kemampuan tersebut memberi peluang bagi ilmuwan untuk merancang genom secara lebih cepat. Selain itu, peneliti dapat menyesuaikan rancangan dengan mikroorganisme tertentu. Teknologi itu juga berpotensi membantu ilmuwan menghadapi masalah resistensi. Karena itu, pendekatan tersebut dapat mengubah terapi phage dan memperluas perangkat bioteknologi.

Ilmuwan Soroti Risiko Biosafety

Meski menawarkan peluang, penelitian tersebut juga menimbulkan perhatian terhadap keamanan hayati. Prof. Tom Inglesby dan Dr. Moritz Hanke menyampaikan peringatan terkait temuan tersebut. Keduanya berasal dari Center for Health Security di Johns Hopkins University. Mereka menyoroti aspek biosafety, biocontainment, dan biosecurity.

“Meskipun hal ini menjanjikan untuk aplikasi ilmu hayati, ini juga menimbulkan pertanyaan mendesak tentang biosafety dan biosecurity,” tulis Inglesby dan Hanke, seperti dikutip dari The Guardian (8/8/2026).

Baca Juga :  Update Kode Redeem FF Terbaru 19 Juli 2026, Ada Hadiah Bundle Eksklusif hingga Voucher Gratis

Mereka menilai perkembangan AI generatif menghadirkan tantangan baru bagi keamanan. Menurut keduanya, kemampuan tersebut kini memungkinkan pembuatan genom virus. Namun, tata kelola keamanan belum mengikuti perkembangan teknologi tersebut. Karena itu, mereka meminta perhatian serius terhadap penggunaan AI dalam bidang hayati.

“Kemampuan untuk membuat genom virus menggunakan AI generatif kini telah ada; namun, tata kelola untuk mengarahkannya dengan aman belum ada,” sambungnya.

Kemampuan AI Picu Kekhawatiran Baru

Genom bakteriofag memang memiliki ukuran yang sangat kecil. Namun, Inglesby dan Hanke menilai eksperimen tersebut membuktikan kemampuan penting AI generatif. Teknologi tersebut mampu menciptakan genom virus yang berfungsi. Temuan ini sekaligus memunculkan pertanyaan tentang kemungkinan penerapan metode serupa.

Sampai sekarang, ilmuwan belum mengetahui apakah pendekatan tersebut dapat bekerja pada virus lainnya. Meski begitu, Inglesby dan Hanke meminta peneliti tidak melanjutkan eksperimen pada patogen tertentu. Mereka menyebut patogen yang menyerang manusia, hewan, atau tumbuhan sebagai perhatian utama. Oleh sebab itu, mereka menilai penelitian terhadap patogen tersebut sebaiknya tidak berlanjut. (iD/*)

Berita Terkait

Jangan Ketinggalan, Pre-Order iPhone Duo Buka Hari Ini!
Jangan Ketinggalan, Besok Mulai Pre-Order iPhone 18 Pro!
Tak Perlu Antre, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027 untuk Kurangi Pungli
Buang Sampah Elektronik di ByeByeBox, Bisa Dapat Kuota hingga 1,5 GB
Beli iPhone 18 dan iPhone Duo dari Luar Negeri? Ini Rincian Pajak dan Cara Daftar IMEI
10 VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video dengan Aman
Rekomendasi Laptop untuk Editing Video 2026, Kenali Spesifikasi dan Keunggulannya
Ganti Operator Tanpa Ganti Nomor? Komdigi Tunggu Putusan MK soal MNP
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Jangan Ketinggalan, Pre-Order iPhone Duo Buka Hari Ini!

Sabtu, 26 September 2026 - 16:00 WIB

Tak Perlu Antre, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027 untuk Kurangi Pungli

Kamis, 24 September 2026 - 13:00 WIB

Buang Sampah Elektronik di ByeByeBox, Bisa Dapat Kuota hingga 1,5 GB

Rabu, 23 September 2026 - 19:00 WIB

Beli iPhone 18 dan iPhone Duo dari Luar Negeri? Ini Rincian Pajak dan Cara Daftar IMEI

Selasa, 22 September 2026 - 22:00 WIB

10 VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video dengan Aman

Berita Terbaru

Jangan Ketinggalan, Pre-Order iPhone Duo Buka Hari Ini! (Foto: Apple)

Teknologi

Jangan Ketinggalan, Pre-Order iPhone Duo Buka Hari Ini!

Rabu, 7 Okt 2026 - 16:00 WIB

Jangan Asal Simpan! 5 Buah Ini Rusak Jika Dibekukan. (Foto: Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI)

Tips & Trik

Jangan Asal Simpan! 5 Buah Ini Rusak Jika Dibekukan

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:00 WIB

Polemik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas. (Foto: goal)

Sport

Polemik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN. (Foto: Dok. Kemenaker)

Nasional

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN

Rabu, 7 Okt 2026 - 07:00 WIB

Game Roblox Populer yang Wajib Dicoba Oktober 2026. (Gambar: Roblox)

Game

Game Roblox Populer yang Wajib Dicoba Oktober 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 22:00 WIB