PAN Perkuat Kaderisasi Perempuan Usai Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan

PUAN mempercepat kaderisasi perempuan usai putusan MK mewajibkan kuota 30 persen caleg perempuan.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAN Perkuat Kaderisasi Perempuan Usai Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan. (Foto: istimewa/liputan6)

PAN Perkuat Kaderisasi Perempuan Usai Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan. (Foto: istimewa/liputan6)

Intiperistiwa.comPerempuan Amanat Nasional (PUAN) mulai memperkuat kaderisasi dan rekrutmen politik perempuan setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Putusan tersebut mewajibkan partai politik memenuhi kuota minimal 30 persen calon legislatif perempuan. Selain itu, partai yang tidak memenuhi ketentuan tersebut berisiko kehilangan status peserta pemilu di daerah pemilihan terkait.

Ketua Umum PUAN, Farah Puteri Nahlia, memastikan PAN akan mempercepat upaya kaderisasi perempuan. Menurutnya, langkah itu menjadi arahan langsung dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Karena itu, seluruh jajaran organisasi akan bergerak lebih aktif dalam menjaring kader potensial.

“Kami tentu akan mempercepat prosesnya. Ini merupakan arahan langsung dari Ketum PAN. Karena itu, kami akan terus bergerak dan memperkuat kaderisasi perempuan,” ujar Farah dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).

Farah menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pelantikan DPP PUAN di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026). Sejumlah pengurus dan elite PAN juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Babak Baru Polemik Jokowi, PSI dan PDIP Saling Adu Argumen

Sekolah Politik untuk Kader Perempuan

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, PAN menyiapkan sekolah politik khusus bagi kader perempuan. Program ini akan memberikan pembekalan praktis terkait strategi politik dan penguatan kapasitas kepemimpinan.

Selain itu, sekolah politik tersebut akan menjadi wadah kaderisasi bagi perempuan yang ingin maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2029. Dengan persiapan lebih awal, PAN berharap dapat mencetak kader yang siap bersaing di berbagai tingkatan.

“Saya berencana membentuk kelas sekolah politik untuk kader PUAN. Fokus utamanya strategi politik yang aplikatif. Dengan begitu, kader perempuan yang ingin maju pada 2029 bisa mengikuti proses kaderisasi sejak sekarang,” kata Farah.

Target Tingkatkan Keterwakilan Perempuan

Farah menilai persiapan sejak dini menjadi langkah penting. PAN tidak hanya ingin memenuhi batas minimal keterwakilan perempuan, tetapi juga meningkatkan jumlah perempuan yang berhasil meraih kursi legislatif.

Baca Juga :  PSI Ungkap Pesan Jokowi: Kawal Prabowo-Gibran hingga Dua Periode

Saat ini, kader perempuan PAN telah menempati sejumlah kursi di DPR maupun DPRD. Namun, partai ingin memperluas kesempatan bagi kader perempuan dari berbagai daerah.

Karena itu, PAN akan terus mencari dan membina kader terbaik hingga menjelang Pemilu 2029. Proses tersebut akan berjalan secara berkelanjutan agar menghasilkan kader yang siap bertarung dalam kontestasi politik.

“Saat ini kader perempuan PAN di DPR dan DPRD sudah cukup banyak. Namun, kami ingin terus menambah jumlahnya. Karena itu, kami akan mencari kader terbaik dari daerah dan membinanya secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pelantikan DPP PUAN turut di hadiri Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Selain itu, hadir pula Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, serta sejumlah elite PAN lainnya. (id/*)

Berita Terkait

Vonis Nadiem Makarim Ditunda Sepekan, Hakim Jadwalkan Putusan pada 30 Juni 2026
Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Ini Penjelasan Dari Kejaksaan
Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap, Polisi Belum Buka Suara
PSI Ungkap Pesan Jokowi: Kawal Prabowo-Gibran hingga Dua Periode
Pemkab Merangin Buka Seleksi JPT Pratama 2026, Tiga Jabatan Strategis Dilelang Terbuka
KPK Periksa Lagi Pendiri Audit Watch, Telusuri Dugaan Aliran Uang ke Oknum Bea Cukai
Babak Baru Polemik Jokowi, PSI dan PDIP Saling Adu Argumen
PSI Ungkap Jokowi Segera Berjaket Partai, Kaesang Disebut Sudah Hitung Momentumnya
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:00 WIB

Vonis Nadiem Makarim Ditunda Sepekan, Hakim Jadwalkan Putusan pada 30 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:00 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Ini Penjelasan Dari Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:00 WIB

PAN Perkuat Kaderisasi Perempuan Usai Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00 WIB

Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap, Polisi Belum Buka Suara

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:00 WIB

PSI Ungkap Pesan Jokowi: Kawal Prabowo-Gibran hingga Dua Periode

Berita Terbaru

Buruan Klaim! Kode Redeem Mobile Legends 24 Juni 2026. (Foto: Dok. Mobile Legends/bloombergtechnoz)

Game

Buruan Klaim! Kode Redeem Mobile Legends 24 Juni 2026

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:00 WIB