Kabar Baik Guru Kemenag, Tunjangan Profesi Guru Kemenag Naik 700 Persen

Menag Nasaruddin Umar menyebut kenaikan tunjangan menjadi bagian dari penguatan pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: kemenag)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: kemenag)

Intiperistiwa.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkap kenaikan tunjangan profesi guru Kementerian Agama. Menurut Nasaruddin, kenaikan tersebut mencapai 700 persen. Selain itu, pemerintah menempatkan kesejahteraan guru sebagai salah satu fokus utama. Pemerintah mengaitkan langkah tersebut dengan persiapan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Nasaruddin menyampaikan pernyataan tersebut dalam Zikir dan Doa Kebangsaan. Kegiatan itu berlangsung di Monas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin juga menyoroti peningkatan kompetensi guru melalui PPG. Ia turut menjelaskan pemenuhan hak guru melalui tunjangan profesi.

“Peningkatan kompetensi guru melalui pendidikan profesi guru (PPG) dan pemberian hak melalui tunjangan profesi guru telah mengalami kenaikan 700 persen, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia,” kata dia dalam Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

Selain menaikkan tunjangan profesi, pemerintah juga memperkuat kualitas pendidikan keagamaan. Untuk itu, Kementerian Agama menjalankan berbagai program pendidikan. Program tersebut mencakup bantuan bagi siswa dan mahasiswa. Selain itu, pemerintah turut membuka akses pendidikan melalui program beasiswa.

Baca Juga :  Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan

PIP dan KIP Kuliah Jangkau Jutaan Peserta

Nasaruddin menyebut 5,1 juta siswa di lingkungan Kementerian Agama menerima bantuan Program Indonesia Pintar atau PIP. Sementara itu, 289.295 mahasiswa perguruan tinggi keagamaan memperoleh manfaat Kartu Indonesia Pintar Kuliah. Dengan demikian, pemerintah memperluas dukungan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Program tersebut membantu peserta pendidikan sesuai sasaran masing-masing.

Pemerintah juga memberikan beasiswa kepada putra-putri Indonesia untuk melanjutkan pendidikan. Selain itu, penerima beasiswa dapat menempuh pendidikan di Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah. Nasaruddin berharap para penerima beasiswa dapat berkembang menjadi kader bangsa. Mereka juga diharapkan mampu mempromosikan moderasi beragama.

Pemerintah tidak hanya memperhatikan akses pendidikan melalui bantuan finansial. Di sisi lain, pemerintah juga mengembangkan kualitas sarana pendidikan keagamaan. Kementerian Agama merevitalisasi 556 madrasah dan sekolah keagamaan. Selain itu, pemerintah membangun 352 madrasah serta 34 perguruan tinggi keagamaan negeri.

Baca Juga :  Justin Bieber dan BTS Siap Ramaikan Halftime Show Final Piala Dunia 2026

Kemenag Dorong Digitalisasi Pembelajaran

Kementerian Agama juga mendorong transformasi pendidikan melalui digitalisasi pembelajaran. Untuk mendukung langkah tersebut, Kementerian Agama menyalurkan 2.180 papan interaktif digital. Perangkat tersebut menjangkau 551 madrasah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Dengan demikian, Kementerian Agama turut memperkuat pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.

Nasaruddin menilai berbagai program tersebut mendukung pembangunan kualitas manusia. Menurut dia, pemerintah menempatkan kualitas manusia sebagai investasi utama menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, pemerintah menjalankan berbagai program pendidikan secara berkelanjutan. Langkah tersebut mencakup peningkatan kesejahteraan guru hingga penguatan fasilitas pendidikan.

“Bagi kami, seluruh capaian itu bukanlah garis akhir, melainkan amanat untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara,” jelas dia.

Nasaruddin menegaskan capaian tersebut belum menjadi tujuan akhir pemerintah. Sebaliknya, pemerintah memandang capaian itu sebagai amanat untuk meningkatkan pengabdian. Pengabdian tersebut mencakup kepentingan umat, bangsa, dan negara. Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas manusia menuju Indonesia Emas 2045. (iD/*)

Berita Terkait

Mulai 15 September, Beli BBM Subsidi Tertentu Wajib Tunjukkan STNK, Begini Aturannya
Pemerintah Siapkan Skema Bansos Baru, Apa Saja yang Akan Berubah?
Daftar Harga BBM Pertamina se-Indonesia 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik
9 Ulama Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU, Siap Tentukan Rais ‘Aam PBNU
Apakah Sawit Bisa Menggantikan Hutan? Pakar Jelaskan Fakta dan Dampaknya
DPR Soroti Data Desil DTSEN, Ketidakakuratan Bisa Hambat KIP Kuliah
Verrel Bramasta Masuk Komisi I DPR, Gantikan Slamet Ariyadi
Aturan Pembelian LPG 3 Kg Akan Berubah, Pemerintah Pakai Data DTSEN
Berita ini 25 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:00 WIB

Mulai 15 September, Beli BBM Subsidi Tertentu Wajib Tunjukkan STNK, Begini Aturannya

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Bansos Baru, Apa Saja yang Akan Berubah?

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

Daftar Harga BBM Pertamina se-Indonesia 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:00 WIB

9 Ulama Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU, Siap Tentukan Rais ‘Aam PBNU

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Apakah Sawit Bisa Menggantikan Hutan? Pakar Jelaskan Fakta dan Dampaknya

Berita Terbaru