Data Anak Muncul di Dapodik Padahal Belum Sekolah, Ini Cara Cek dan Melaporkannya

Orang tua dapat mengecek NISN anak dan melapor jika menemukan data pendidikan yang tidak sesuai.

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Data Anak Muncul di Dapodik Padahal Belum Sekolah, Ini Cara Cek dan Melaporkannya. (Foto: Istimewa/detik)

Data Anak Muncul di Dapodik Padahal Belum Sekolah, Ini Cara Cek dan Melaporkannya. (Foto: Istimewa/detik)

Intiperistiwa.com – Sejumlah orang tua ramai membicarakan data anak dalam Dapodik melalui media sosial Threads. Mereka mengaku menemukan data anak yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan. Padahal, sebagian anak tersebut belum mengikuti pendidikan di sekolah. Kondisi tersebut tentu membuat orang tua bertanya mengenai keamanan dan ketepatan data.

Salah satu laporan datang dari seorang ibu asal Bekasi berinisial N. Ia mengaku menemukan data anaknya tercatat sebagai siswa sebuah TK. Padahal, anak N masih berusia 3 tahun 9 bulan dan belum bersekolah. N kemudian membagikan temuannya melalui akun Threads @nadyxxxxx.

Dalam unggahannya, N mengaku terkejut setelah memeriksa data anak melalui layanan daring. Ia menemukan nama anaknya tercatat pada sebuah PAUD yang belum pernah ia datangi. Menurut N, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai penggunaan data anak. Berikut keluhan N yang ia sampaikan melalui Threads:

“Bismillah, izin karena lagi viral tentang nisn Dapodik anak saya perempuan berusia 3 tahun 9 bulan bahkan belum sekolah di mana pun saya barusan cek di webnya GONGGG ternyata anak saya terdaftar di sebuah paud yang bahkan saya belum pernah ke sana? Apa jawaban kadernya, sayang? mari kita baca .. data sepeenting ini disalah gunakan untuk kepentingan mereka sendiri!”

Kanal Laporan Data Anak di Dapodik

Orang tua dapat mengambil langkah jika menemukan data anak yang tidak sesuai dalam Dapodik. Kemendikdasmen menyediakan kanal pengaduan untuk menerima laporan masyarakat. Karena itu, orang tua dapat menyampaikan laporan melalui saluran yang tersedia. Selanjutnya, petugas dapat memberikan informasi dan tindak lanjut terkait laporan tersebut.

Baca Juga :  Sekolah Kedinasan Poltek SSN Segera Buka, Cek Syarat dan Tahapan Seleksi

Berikut kanal pengaduan yang dapat orang tua gunakan:

Selain itu, Kemendikdasmen mengarahkan masyarakat menggunakan layanan Unit Layanan Terpadu. Kemendikdasmen menyampaikan informasi tersebut melalui akun Instagram resminya. Unggahan itu muncul pada Rabu, 5 Agustus 2026. Berikut imbauan Kemendikdasmen kepada masyarakat:

“Jika menemukan ketidaksesuaian data atau memiliki pertanyaan, segera hubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikdasmen melalui hotline 177 untuk mendapatkan informasi dan tindak lanjut, ya!”

Cara Memastikan Data Anak di Dapodik

Orang tua sebaiknya memeriksa data anak secara berkala, baik yang sudah sekolah maupun belum. Langkah tersebut penting setelah muncul laporan mengenai data anak dalam Dapodik. Selain itu, anak yang sudah sekolah juga dapat mengalami ketidaksesuaian data. Karena itu, orang tua perlu mengetahui cara memeriksa informasi pendidikan anak.

Salah satu cara mengecek data anak yaitu melalui Nomor Induk Siswa Nasional atau NISN. NISN menjadi identitas unik yang menunjukkan data seorang siswa. Siswa yang sudah memiliki NISN tercatat dalam Dapodik dan berstatus sebagai siswa. Orang tua dapat mengecek data tersebut melalui layanan pencarian NISN.

Langkah Cek NISN Berdasarkan Nama

Orang tua dapat mencari data NISN menggunakan nama lengkap anak. Namun, sistem juga meminta tempat tanggal lahir dan nama ibu kandung. Setelah semua informasi terisi, sistem akan menampilkan data peserta didik. Berikut langkah pengecekannya:

  1. Buka laman resmi pencarian NISN Kemendikdasmen.
  2. Selanjutnya, sistem akan menampilkan menu Formulir Pencarian.
  3. Pilih tipe pencarian Berdasarkan Nama.
  4. Masukkan nama lengkap siswa.
  5. Kemudian, masukkan tempat dan tanggal lahir siswa.
  6. Masukkan nama ibu kandung.
  7. Setelah itu, klik Cari Data Siswa.
  8. Sistem akan menampilkan informasi siswa yang tersedia.
Baca Juga :  Pensiun ASN Makin Terjamin, Peluang Raih THT Rp1 Miliar Semakin Terbuka, Begini Penjelasan BKN

Hasil pencarian dapat memuat sejumlah informasi penting mengenai peserta didik. Data tersebut meliputi NISN, tempat dan tanggal lahir, serta jenis kelamin. Selain itu, sistem dapat menunjukkan status peserta didik pada satuan pendidikan tertentu. Karena itu, orang tua perlu mencermati seluruh informasi yang muncul.

Mengapa Data NISN Perlu Dicek?

Pengecekan NISN dapat membantu orang tua mengetahui status pendidikan anak. Selain itu, NISN memiliki peran dalam berbagai kebutuhan administrasi pendidikan. Data tersebut juga penting dalam pengajuan sejumlah bantuan dan beasiswa. Karena itu, orang tua sebaiknya rutin memeriksa data pendidikan anak.

NISN juga diperlukan dalam proses kelulusan hingga pencetakan ijazah. Selain itu, pemerintah menggunakan data pendidikan untuk mendukung berbagai program bantuan. Salah satunya yaitu Program Indonesia Pintar atau PIP. Dengan demikian, ketepatan data dapat mendukung kelancaran administrasi pendidikan siswa.

Orang tua dan siswa dapat memeriksa data menggunakan NISN secara berkala. Jika hasil pencarian menunjukkan data yang tidak sesuai, segera lakukan klarifikasi. Orang tua dapat menghubungi admin atau operator sekolah yang menangani Dapodik. Dengan begitu, pihak terkait dapat segera memeriksa dan menindaklanjuti ketidaksesuaian data. (iD/*)

Berita Terkait

Mendagri Ungkap Mekanisme PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu melalui Tes
Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?
5 Kicauan Burung Paling Indah dan Paling Buruk Menurut Penelitian
Daftar Juara OMI 2026 Sungai Penuh, Siap Melangkah ke Tingkat Provinsi Jambi
Kemenag Kerinci Siapkan Dua Madrasah per Jenjang untuk Penilaian Sekolah Sehat
Aturan PIP 2026 Resmi Berubah, Ini 4 Perubahan Penting yang Perlu Diketahui Siswa
Bantuan PIP Termin 3 Mulai Cair, Siswa SMA Berpeluang Terima Rp900 Ribu
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
Berita ini 34 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:00 WIB

Mendagri Ungkap Mekanisme PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu melalui Tes

Minggu, 20 September 2026 - 13:00 WIB

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

5 Kicauan Burung Paling Indah dan Paling Buruk Menurut Penelitian

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Daftar Juara OMI 2026 Sungai Penuh, Siap Melangkah ke Tingkat Provinsi Jambi

Rabu, 16 September 2026 - 22:00 WIB

Kemenag Kerinci Siapkan Dua Madrasah per Jenjang untuk Penilaian Sekolah Sehat

Berita Terbaru