5 Kicauan Burung Paling Indah dan Paling Buruk Menurut Penelitian

Penelitian mengungkap suara burung yang paling nyaman dan paling rendah penilaiannya bagi telinga manusia.

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

5 Kicauan Burung Paling Indah dan Paling Buruk Menurut Penelitian. (Foto Ilustrasi: PIXABAY/Canadian-Nature-Visions)

5 Kicauan Burung Paling Indah dan Paling Buruk Menurut Penelitian. (Foto Ilustrasi: PIXABAY/Canadian-Nature-Visions)

Intiperistiwa.com – Suara burung sering membuat suasana alam terasa lebih tenang dan nyaman. Namun, manusia tidak selalu menikmati setiap kicauan dengan cara yang sama. Beberapa suara memberikan kesan menyenangkan, sedangkan suara lain memperoleh penilaian jauh lebih rendah. Penelitian pun mengungkap kicauan burung paling indah dan paling buruk berdasarkan penilaian pendengar.

Burung menghasilkan suara melalui organ khusus dalam dada yang bernama syrinx. Organ tersebut berada pada percabangan antara trakea dan dua bronkus. Sementara itu, manusia menghasilkan suara menggunakan laring pada bagian leher. Karena itu, burung mempunyai mekanisme produksi suara yang berbeda dengan manusia.

Udara dari paru-paru bergerak melewati syrinx ketika burung mengeluarkan suara. Syrinx memiliki membran tipis bernama tympaniform membranes pada dua sisi saluran menuju bronkus. Selain itu, bagian tengah syrinx memiliki batang kartilago kecil bernama pessulus. Getaran membran dan pessulus kemudian menghasilkan suara.

Otot kecil di sekitar syrinx mengatur ketegangan membran selama burung berkicau. Melalui mekanisme tersebut, burung dapat mengatur nada, volume, dan durasi suara. Selain itu, setiap spesies mempunyai karakter kicauan yang berbeda. Perbedaan tersebut kemudian memengaruhi respons telinga manusia.

Penelitian Ungkap Kicauan Burung Paling Indah dan Paling Buruk

Peneliti dari University of Tübingen, Jerman, mencari tahu suara burung yang paling manusia sukai. Mereka memperdengarkan suara 123 spesies burung liar kepada 84 peserta. Selanjutnya, peserta memberikan nilai kenyamanan menggunakan skala satu hingga lima. Jurnal Frontiers in Bird Science memuat hasil penelitian tersebut.

Penelitian itu memakai judul Analyzing the acoustic parameters of bird vocalizations and their perceived pleasantness by humans. Para peneliti kemudian membandingkan nilai dari seluruh suara yang mereka gunakan. Hasilnya menunjukkan lima spesies memperoleh skor kenyamanan tertinggi. Lima spesies lainnya memperoleh penilaian terendah dari para peserta.

Baca Juga :  Rekrutmen Calon Hakim Pengadilan Pajak 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftarannya

5 Kicauan Burung dengan Penilaian Tertinggi

Berdasarkan penilaian peserta, common blackbird menempati urutan pertama. Selanjutnya, willow warbler dan blackcap mengikuti dalam daftar tersebut. Mistle thrush serta garden warbler kemudian melengkapi lima besar. Berikut daftar kicauan burung paling indah dan paling buruk, dimulai dari kelompok dengan nilai tertinggi:

  1. Common blackbird (Turdus merula)
  2. Willow warbler (Phylloscopus trochilus)
  3. Blackcap (Sylvia atricapilla)
  4. Mistle thrush (Turdus viscivorus)
  5. Garden warbler (Sylvia borin)

Common blackbird tidak hanya memperoleh nilai tertinggi dalam aspek kenyamanan. Peserta juga menilai suaranya memiliki efek restoratif. Efek tersebut berkaitan dengan pemulihan seseorang dari kelelahan mental atau stres. Karena itu, suara common blackbird menonjol dalam hasil penelitian.

5 Kicauan Burung dengan Penilaian Terendah

Penelitian tersebut juga menemukan lima spesies dengan skor kenyamanan paling rendah. Barn owl menempati posisi terbawah berdasarkan penilaian para peserta. Selanjutnya, Egyptian goose dan grey heron masuk dalam kelompok tersebut. Peregrine falcon dan Eurasian jay melengkapi lima suara dengan nilai terendah.

  1. Barn owl (Tyto alba)
  2. Egyptian goose (Alopochen aegyptiaca)
  3. Grey heron (Ardea cinerea)
  4. Peregrine falcon (Falco peregrinus)
  5. Eurasian jay (Garrulus glandarius)

Para peneliti kemudian menganalisis karakter akustik dari seluruh suara burung. Mereka memeriksa amplitudo, frekuensi, kompleksitas, serta rentang frekuensi. Hasilnya, manusia cenderung memberikan nilai tinggi kepada suara yang lebih kompleks. Namun, peserta cenderung kurang menyukai suara yang terlalu keras.

Suara kompleks mempunyai lebih banyak variasi dan elemen di dalamnya. Selain itu, frekuensi relatif tinggi turut berkaitan dengan penilaian yang lebih baik. Namun, amplitudo juga memengaruhi tingkat kenyamanan pendengar. Kombinasi karakter tersebut membantu menjelaskan perbedaan nilai antarspesies.

Dr Nadine Kalb, salah satu penulis studi, menjelaskan kemungkinan penyebab kecenderungan tersebut. Menurutnya, manusia mungkin memiliki kecenderungan alami terhadap karakter suara tertentu. “Kita mungkin secara naluriah lebih menyukai suara yang bervariasi dengan amplitudo dan frekuensi sedang karena suara-suara tersebut menandakan lingkungan yang aman, sehat, dan menenangkan di mana kita dapat bersantai,” kata Kalb, mengutip Science Focus. Dengan demikian, manusia dapat mengaitkan karakter suara tertentu dengan kondisi lingkungan yang nyaman.

Baca Juga :  Tak Lolos KIP Kuliah? Ini Cara Mengajukan UKT Golongan 1 dan 2 agar Biaya Kuliah Lebih Ringan

Namun, karakter akustik bukan satu-satunya faktor dalam penelitian tersebut. Para peneliti juga menemukan pengaruh pandangan manusia terhadap spesies tertentu. Persepsi terhadap suatu burung dapat memengaruhi nilai yang seseorang berikan kepada suaranya. Karena itu, penilaian kicauan burung paling indah dan paling buruk juga melibatkan persepsi pendengar. (iD/*)


FAQ

Apa kicauan burung paling indah dan paling buruk menurut penelitian?

Common blackbird memperoleh nilai kenyamanan tertinggi dalam penelitian tersebut. Sementara itu, barn owl memperoleh penilaian paling rendah. Peneliti menggunakan suara dari 123 spesies burung liar. Sebanyak 84 peserta memberikan nilai menggunakan skala satu hingga lima.

Apa lima burung dengan kicauan paling menyenangkan?

Common blackbird menempati urutan pertama dalam hasil penelitian. Willow warbler, blackcap, mistle thrush, dan garden warbler melengkapi lima besar. Para peserta memberikan nilai berdasarkan tingkat kenyamanan suara. Karena itu, daftar tersebut mencerminkan persepsi peserta penelitian.

Mengapa manusia lebih menyukai beberapa kicauan burung?

Manusia cenderung menyukai suara dengan kompleksitas tinggi dan variasi lebih banyak. Selain itu, frekuensi dan amplitudo turut memengaruhi kenyamanan. Suara yang terlalu keras cenderung memperoleh nilai lebih rendah. Persepsi seseorang terhadap spesies juga ikut memengaruhi penilaian.

Apa itu syrinx pada burung?

Syrinx merupakan organ yang membantu burung menghasilkan suara. Organ itu berada pada percabangan trakea dan dua bronkus. Membran serta pessulus menghasilkan getaran ketika udara melewatinya. Selanjutnya, otot kecil membantu mengatur nada, volume, dan durasi suara.

Berita Terkait

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?
Daftar Juara OMI 2026 Sungai Penuh, Siap Melangkah ke Tingkat Provinsi Jambi
Kemenag Kerinci Siapkan Dua Madrasah per Jenjang untuk Penilaian Sekolah Sehat
Aturan PIP 2026 Resmi Berubah, Ini 4 Perubahan Penting yang Perlu Diketahui Siswa
Bantuan PIP Termin 3 Mulai Cair, Siswa SMA Berpeluang Terima Rp900 Ribu
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung
Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:00 WIB

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

5 Kicauan Burung Paling Indah dan Paling Buruk Menurut Penelitian

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Daftar Juara OMI 2026 Sungai Penuh, Siap Melangkah ke Tingkat Provinsi Jambi

Rabu, 16 September 2026 - 22:00 WIB

Kemenag Kerinci Siapkan Dua Madrasah per Jenjang untuk Penilaian Sekolah Sehat

Sabtu, 12 September 2026 - 13:00 WIB

Aturan PIP 2026 Resmi Berubah, Ini 4 Perubahan Penting yang Perlu Diketahui Siswa

Berita Terbaru

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna? (Foto: Getty Images/manchestereveningnews)

Pendidikan

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:00 WIB