Daftar HP dengan Radiasi Tertinggi, Apakah Ponsel Anda Termasuk?

Nilai SAR menunjukkan tingkat energi elektromagnetik ponsel yang tubuh serap saat perangkat bekerja.

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar HP dengan Radiasi Tertinggi, Apakah Ponsel Anda Termasuk? (Foto: images.app.goo.gl/banyuwangi.viva)

Daftar HP dengan Radiasi Tertinggi, Apakah Ponsel Anda Termasuk? (Foto: images.app.goo.gl/banyuwangi.viva)

Intiperistiwa.com Radiasi ponsel sering memunculkan kekhawatiran di kalangan pengguna smartphone. Karena itu, industri teknologi menggunakan Specific Absorption Rate atau SAR sebagai acuan pengukuran. Indeks tersebut mengukur jumlah energi elektromagnetik dari ponsel yang tubuh manusia serap. Melalui nilai SAR, pengguna dapat mengetahui tingkat paparan perangkat dalam kondisi pengujian tertentu.

Ponsel memancarkan radiasi yang masuk dalam kelompok non-ionisasi pada spektrum elektromagnetik. Sementara itu, sinar-X dan gamma termasuk radiasi ionisasi yang dapat merusak DNA secara langsung. Radiasi ponsel tidak mempunyai energi cukup untuk memecah ikatan molekul seperti radiasi ionisasi. Meski demikian, regulator tetap mengawasi paparan energi termal dari perangkat seluler.

Batas Tingkat Radiasi SAR pada Ponsel

Industri menggunakan satuan Watt per kilogram atau W/kg untuk menyatakan nilai SAR. Angka tersebut menunjukkan rata-rata daya yang jaringan tubuh serap dalam massa dan volume tertentu. Selain itu, berbagai lembaga regulasi menetapkan batas maksimum untuk perangkat yang beredar. Aturan tersebut menjadi acuan dalam pengujian tingkat paparan ponsel.

Regulasi Eropa menetapkan batas maksimum SAR sebesar 2 W/kg untuk bagian kepala. Sementara itu, batas paparan untuk seluruh tubuh mencapai 0,08 W/kg. Regulator menetapkan batas tersebut jauh di bawah tingkat yang dapat menimbulkan efek panas berbahaya. Dengan demikian, pengujian SAR membantu memastikan perangkat memenuhi ketentuan paparan yang berlaku.

Produsen mencantumkan nilai SAR berdasarkan hasil pengujian perangkat dalam kondisi tertentu. Dalam pengujian tersebut, ponsel dapat memancarkan sinyal menggunakan kekuatan penuh. Namun, penggunaan sehari-hari tidak selalu membuat perangkat bekerja pada kondisi tersebut. Oleh karena itu, paparan aktual dapat berbeda berdasarkan jaringan dan pola penggunaan.

Baca Juga :  Langka! Negara Ini Bakal Dilintasi 4 Gerhana Matahari Total hingga 2038

Daftar HP dengan Radiasi Tertinggi

Sejumlah smartphone memiliki nilai SAR lebih tinggi dibandingkan perangkat lainnya. Namun, angka tersebut menunjukkan tingkat paparan dalam kondisi pengujian tertentu. Karena itu, nilai SAR tidak menunjukkan secara langsung besarnya risiko kesehatan pengguna. Berikut daftar HP dengan radiasi tertinggi berdasarkan data dalam sumber:

  • Motorola Edge – 1,79 W/kg
  • ZTE Axon 11 5G – 1,59 W/kg
  • OnePlus 6T – 1,55 W/kg
  • Sony Xperia XA2 Plus – 1,41 W/kg
  • Google Pixel 3 XL – 1,39 W/kg
  • Google Pixel 4a – 1,37 W/kg
  • Oppo Reno5 5G – 1,37 W/kg
  • Sony Xperia XZ1 Compact – 1,36 W/kg
  • Google Pixel 3 – 1,33 W/kg
  • OnePlus 6 – 1,33 W/kg

Sebagian besar perangkat dalam daftar tersebut merupakan smartphone generasi lama. Selain itu, setiap wilayah dapat menggunakan metode dan batas pengujian SAR yang berbeda. Karena itu, pengguna perlu memperhatikan standar pengujian ketika membandingkan nilai antarperangkat. Nilai SAR juga tidak selalu menggambarkan paparan yang pengguna terima setiap hari.

Faktor yang Memengaruhi Paparan

Kekuatan sinyal jaringan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi daya transmisi ponsel. Ketika sinyal kuat, perangkat biasanya membutuhkan daya lebih rendah untuk berkomunikasi dengan jaringan. Sebaliknya, ponsel dapat meningkatkan daya transmisi ketika berada di wilayah dengan sinyal lemah. Kondisi tersebut kerap terjadi di basemen atau lokasi yang jauh dari jangkauan jaringan.

Baca Juga :  Inilah Tempat Aman Menaruh Genset agar Terhindar dari Risiko Berbahaya

Jarak penggunaan juga berpengaruh terhadap besarnya paparan frekuensi radio yang mencapai tubuh. Semakin jauh posisi ponsel, semakin rendah intensitas energi yang mencapai pengguna. Karena itu, pengguna dapat menjauhkan perangkat dari kepala ketika melakukan panggilan. Speakerphone atau headset berkabel juga dapat membantu menambah jarak antara ponsel dan tubuh.

WHO memasukkan medan elektromagnetik frekuensi radio dalam kategori “kemungkinan karsinogenik bagi manusia”. Namun, klasifikasi tersebut bertumpu pada bukti yang masih terbatas. Sampai sekarang, penelitian belum menghasilkan kesimpulan pasti mengenai hubungan sebab-akibat langsung. Oleh sebab itu, penelitian mengenai kemungkinan dampaknya terhadap kesehatan masih terus berkembang.

Pengguna dapat mengambil langkah sederhana jika ingin mengurangi paparan selama menggunakan ponsel. Misalnya, gunakan speakerphone atau headset berkabel ketika melakukan panggilan. Selain itu, pengguna dapat memilih berkirim pesan ketika tidak membutuhkan percakapan melalui telepon. Cara tersebut dapat mengurangi waktu ponsel berada dekat dengan kepala.

Saat tidak menggunakannya, pengguna dapat menyimpan ponsel di dalam tas atau ransel. Dengan begitu, perangkat tidak terus menempel langsung pada tubuh. Selain itu, pengguna dapat memperhatikan kualitas sinyal ketika melakukan panggilan dalam waktu lama. Langkah sederhana tersebut dapat membantu pengguna menjaga jarak dari perangkat selama pemakaian sehari-hari. (iD/*)

Berita Terkait

Sinyal 5G Hilang Saat Masuk Rumah atau Gedung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Huawei Pura X View Resmi Meluncur dengan Desain Unik, Usung Layar Lebar Pertama di Dunia
Qualcomm Siapkan Snapdragon C untuk Laptop Murah, Performa Diklaim Lampaui Intel N250
Robot Superman Buatan China Makin Canggih, Bisa Lari 45,6 Km/Jam dan Lompat 2 Meter
Harga GPU Nvidia Meroket, RTX Pro 6000 Kini Tembus Rp285 Juta
Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi Hornet dari Indonesia, Ini Alasannya
Ilmuwan Temukan Dua Gunung Raksasa Tersembunyi di Dalam Bumi, Lebih Tinggi dari Everest
Pengguna Mac Wajib Waspada, Celah Screen Sharing Mulai Dimanfaatkan Hacker
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sinyal 5G Hilang Saat Masuk Rumah atau Gedung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon C untuk Laptop Murah, Performa Diklaim Lampaui Intel N250

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Robot Superman Buatan China Makin Canggih, Bisa Lari 45,6 Km/Jam dan Lompat 2 Meter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Harga GPU Nvidia Meroket, RTX Pro 6000 Kini Tembus Rp285 Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi Hornet dari Indonesia, Ini Alasannya

Berita Terbaru