Intiperistiwa.com – Kondisi jemaah haji asal Provinsi Jambi di Tanah Suci di laporkan secara umum dalam keadaan baik. Situasi tersebut terjadi setelah seluruh rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina selesai di laksanakan.
Pihak Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi terus memantau perkembangan kesehatan para jemaah. Hingga saat ini, tidak ada laporan kondisi yang mengkhawatirkan dari kelompok jemaah asal Jambi.
Tidak Ada Jemaah yang Di Rawat
Kepala Bidang Bina Haji dan Umrah serta Pelayanan Haji Kanwil Kemenhaj Provinsi Jambi, Majdi, mengatakan seluruh jemaah dalam kondisi yang cukup baik.
Menurutnya, beberapa jemaah memang mengalami kelelahan setelah menjalani rangkaian ibadah yang padat. Namun, kondisi tersebut masih tergolong wajar mengingat tingginya aktivitas selama pelaksanaan haji.
Selain itu, pihaknya memastikan tidak ada lagi jemaah asal Jambi yang menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Jemaah yang sebelumnya mendapatkan perawatan juga telah kembali bergabung dengan rombongan.
“Secara umum kondisi jemaah sehat. Kalau ada yang kelelahan ringan, itu masih normal setelah rangkaian ibadah yang panjang,” ujar Majdi.
Jumlah Jemaah Wafat Tidak Bertambah
Majdi juga menyampaikan bahwa tidak ada tambahan jemaah asal Jambi yang meninggal dunia. Hingga awal Juni 2026, jumlah jemaah wafat masih tercatat empat orang.
Pihak penyelenggara berharap angka tersebut tidak bertambah hingga seluruh proses ibadah dan kepulangan selesai. Karena itu, petugas terus mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi tubuh dan mengatur aktivitas dengan baik.
Selain melakukan pemantauan kesehatan, petugas juga memberikan pendampingan kepada jemaah lanjut usia dan kelompok rentan. Langkah tersebut bertujuan menjaga kebugaran mereka menjelang kepulangan ke Indonesia.
Aktivitas Jemaah Kini Lebih Santai
Setelah fase Armuzna berakhir, aktivitas jemaah menjadi lebih ringan. Mereka tidak lagi menghadapi mobilitas tinggi maupun kepadatan seperti saat puncak pelaksanaan haji.
Karena itu, banyak jemaah memanfaatkan waktu luang untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Sebagian lainnya memilih mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah yang berada di sekitar Arab Saudi.
Suasana yang lebih tenang juga membantu jemaah memulihkan kondisi fisik. Dengan demikian, mereka dapat mempersiapkan diri sebelum kembali ke Tanah Air.
Kloter Pertama Segera Pulang ke Jambi
Sementara itu, jadwal kepulangan jemaah haji asal Jambi mulai mendekat. Kloter pertama yang tergabung dalam BTH 13 di jadwalkan tiba di Batam pada 16 Juni 2026.
Setelah proses transit selesai, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Jambi. Petugas memperkirakan jemaah tiba di daerah asal pada sore hari.
Pemerintah daerah bersama panitia penyelenggara juga terus mempersiapkan proses penyambutan. Selain itu, berbagai layanan pendukung telah di siapkan untuk memastikan kepulangan jemaah berjalan lancar dan nyaman.
Dengan kondisi kesehatan yang stabil dan aktivitas yang lebih ringan, jemaah haji asal Jambi di harapkan dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik serta kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat. (id/*)










Komentar