Soroti Ketidakadilan Alokasi Program di Rapat Paripurna, Edminuddin Nilai Kerinci-Sungai Penuh Dianaktirikan Pemprov Jambi

Edminuddin mempertanyakan hibah pendidikan dan program umrah gratis yang menurutnya belum menyentuh Kerinci dan Sungai Penuh.

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Soroti Ketidakadilan Alokasi Program di Rapat Paripurna, Edminuddin Nilai Kerinci-Sungai Penuh Dianaktirikan Pemprov Jambi. (Foto: jambi.tribunnews)

Soroti Ketidakadilan Alokasi Program di Rapat Paripurna, Edminuddin Nilai Kerinci-Sungai Penuh Dianaktirikan Pemprov Jambi. (Foto: jambi.tribunnews)

Intiperistiwa.com — Anggota DPRD Provinsi Jambi Edminuddin menyoroti alokasi program Pemprov Jambi untuk Kerinci dan Sungai Penuh. Ia menilai Kerinci-Sungai Penuh Dianaktirikan Pemprov Jambi karena sejumlah program belum menyentuh kedua wilayah tersebut. Edminuddin menyampaikan kritik itu dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Jumat (11/9/2026). Karena itu, ia mempertanyakan keadilan pemerintah dalam membagi manfaat sejumlah program.

Rapat tersebut membahas laporan Badan Anggaran mengenai Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS 2026. Dalam forum itu, Edminuddin menyoroti program pada Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jambi. Sorotannya mencakup bantuan hibah untuk yayasan pendidikan serta program umrah gratis. Menurutnya, Kerinci dan Sungai Penuh belum memperoleh bagian dari kedua program tersebut.

Edminuddin kemudian menyampaikan data yang menjadi dasar kritiknya. Ia menyebut tidak ada yayasan pendidikan dari Kerinci dan Sungai Penuh yang memperoleh hibah tersebut. Selain itu, ia menyoroti program umrah gratis bagi 36 orang dari Provinsi Jambi. Menurutnya, tidak seorang pun peserta berasal dari Kerinci maupun Kota Sungai Penuh.

“Di Kesra, itu hibah pendidikan, yayasan pendidikan, satu pun tidak ada dapat Kerinci dan Sungai Penuh. Kemudian yang kedua, umrah gratis 36 orang dari Provinsi Jambi. Satu pun tidak ada dari Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Apakah ini yang namanya adil?” kata Edminuddin.

Baca Juga :  Sidak ASN Merangin, Bupati M. Syukur Temukan Dugaan Manipulasi Absensi

Kerinci-Sungai Penuh Dianaktirikan Pemprov Jambi Menurut Edminuddin

Edminuddin menilai persoalan tersebut baru terlihat dari satu perangkat daerah. Menurutnya, sorotan itu belum mencakup alokasi program pada OPD lainnya di lingkungan Pemprov Jambi. Karena itu, ia mempertanyakan pemerataan program pemerintah terhadap Kerinci dan Sungai Penuh. Pernyataan tersebut kemudian berkembang menjadi kritik mengenai posisi kedua wilayah dalam Provinsi Jambi.

Edminuddin menyebut Kerinci dan Sungai Penuh terus merasakan perlakuan yang tidak adil. Bahkan, ia meminta pemerintah melepaskan kedua wilayah jika memang menganggapnya sebagai anak tiri. Ia menyampaikan pernyataan tersebut secara terbuka dalam rapat paripurna. Selain itu, ia menyinggung kemungkinan Kerinci kembali menjadi bagian Sumatera Barat.

“Kalau memang Kerinci dan Sungai Penuh itu dianggap anak tiri, lepaskan kami dari Provinsi Jambi. Kalau Kerinci bukan bagian, tidak dianggap, kembalikan kami ke Sumatera Barat,” ujarnya.

Baca Juga :  Jalan Desa Rasau dan Selango Merangin Mulai Diperbaiki, Akses Warga Mulai Lancar

Edminuddin Ungkit Sejarah Kerinci Bergabung dengan Jambi

Selain mengkritik alokasi program, Edminuddin mengungkit sejarah Kerinci bergabung dengan Provinsi Jambi pada 1957. Menurutnya, Kerinci sebelumnya masuk dalam wilayah Sumatera Barat. Ia menilai bergabungnya Kerinci menjadi bagian penting dalam pembentukan Provinsi Jambi. Karena itu, ia mengaitkan sejarah tersebut dengan perhatian pemerintah terhadap Kerinci saat ini.

Edminuddin juga menyinggung kemungkinan perkembangan Kerinci jika tetap berada di Sumatera Barat. Ia menyampaikan pandangan tersebut setelah membahas sejarah perpindahan wilayah Kerinci. Menurutnya, Kerinci kemungkinan memiliki perkembangan berbeda jika tetap bersama Sumatera Barat. Pernyataan itu kembali mempertegas kritiknya terhadap perhatian Pemprov Jambi.

“Kalau Kerinci tetap di Sumatera Barat, mungkin Kerinci sudah jauh lebih maju,” katanya.

Sorotan Edminuddin berawal dari hibah pendidikan dan program umrah gratis pada Biro Kesra Pemprov Jambi. Menurutnya, kedua program tersebut belum memberikan bagian kepada Kerinci dan Sungai Penuh. Selain itu, ia menyebut persoalan itu baru mencakup satu perangkat daerah. Penilaian Kerinci-Sungai Penuh Dianaktirikan Pemprov Jambi pun mengemuka melalui kritiknya dalam rapat paripurna. (iD/*)

Berita Terkait

Pemprov Jambi Ajukan 1.800 Formasi CPNS 2027 Guru untuk 289 Satuan Pendidikan
Akibat Konflik Internal, Desa Semerah Kerinci Terancam Kehilangan Dana Desa pada 2027
Pembinaan ASN Kemenag Sungai Penuh, Wamenag Tekankan Amanah dan Integritas
Enam Wakil IAIN Kerinci Tembus Final PKM IV PTKIN Se-Sumatera di Palembang
Wali Kota Alfin Terima Aspirasi Tokoh Adat, Sejumlah Pembangunan Jadi Bahasan
Kerinci Tutup GSI SMP Provinsi Jambi 2026 dengan Gelar Juara dan Dua Penghargaan
Tujuh Kandidat Ikuti Seleksi Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kerinci
Sekolah Siaga Kependudukan MAN 2 Kerinci Resmi Diluncurkan, Wabup Tekankan Edukasi Generasi Muda
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Pemprov Jambi Ajukan 1.800 Formasi CPNS 2027 Guru untuk 289 Satuan Pendidikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Akibat Konflik Internal, Desa Semerah Kerinci Terancam Kehilangan Dana Desa pada 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Pembinaan ASN Kemenag Sungai Penuh, Wamenag Tekankan Amanah dan Integritas

Rabu, 30 September 2026 - 19:35 WIB

Enam Wakil IAIN Kerinci Tembus Final PKM IV PTKIN Se-Sumatera di Palembang

Selasa, 29 September 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota Alfin Terima Aspirasi Tokoh Adat, Sejumlah Pembangunan Jadi Bahasan

Berita Terbaru

Jangan Ketinggalan, Pre-Order iPhone Duo Buka Hari Ini! (Foto: Apple)

Teknologi

Jangan Ketinggalan, Pre-Order iPhone Duo Buka Hari Ini!

Rabu, 7 Okt 2026 - 16:00 WIB

Jangan Asal Simpan! 5 Buah Ini Rusak Jika Dibekukan. (Foto: Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI)

Tips & Trik

Jangan Asal Simpan! 5 Buah Ini Rusak Jika Dibekukan

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:00 WIB

Polemik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas. (Foto: goal)

Sport

Polemik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN. (Foto: Dok. Kemenaker)

Nasional

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN

Rabu, 7 Okt 2026 - 07:00 WIB