Intiperistiwa.com – Banyak orang menyimpan makanan di kulkas untuk memperpanjang masa simpannya. Namun, cara penyimpanan yang kurang tepat dapat menurunkan kualitas makanan. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.
Makanan yang tersimpan dengan benar akan lebih awet dan tetap aman di konsumsi. Sebaliknya, penyimpanan yang keliru dapat memicu pertumbuhan kuman penyebab penyakit. Karena itu, setiap orang perlu memahami cara menyimpan makanan di kulkas secara tepat.
1. Gunakan Wadah Tertutup
Simpan makanan dalam wadah tertutup agar kesegarannya tetap terjaga. Cara ini juga membantu mencegah masuknya kotoran dan bakteri dari lingkungan sekitar.
Selain itu, pastikan wadah dalam kondisi bersih dan tidak rusak. Jika menggunakan wadah plastik, pilih produk yang bebas BPA agar lebih aman untuk makanan.
2. Letakkan Daging Mentah di Rak Bawah
Tempatkan daging mentah pada rak paling bawah kulkas. Posisi ini membantu mencegah tetesan cairan daging mengenai makanan lain.
Agar lebih tahan lama, simpan daging mentah di freezer. Suhu beku dapat menghambat pertumbuhan kuman yang berpotensi merusak makanan. Meski demikian, kandungan gizi daging tetap terjaga selama proses pembekuan.
3. Sesuaikan Penyimpanan Buah dan Sayuran
Beberapa jenis buah dan sayuran memerlukan perlakuan khusus. Bit, stroberi, bluberi, wortel, dan lobak sebaiknya di bungkus handuk kering sebelum di simpan.
Handuk kering membantu menyerap kelembapan berlebih yang dapat mempercepat pembusukan. Sementara itu, pakcoy, brokoli, daun bawang, kale, dan selada memerlukan kondisi yang lebih lembap.
Karena itu, Anda dapat membungkus sayuran tersebut dengan handuk lembap. Cara ini membantu menjaga kesegarannya lebih lama.
4. Jaga Suhu Kulkas Tetap Stabil
Pastikan suhu kulkas berada di bawah 5 derajat Celsius. Selain itu, atur suhu freezer minimal minus 18 derajat Celsius.
Suhu yang tepat membantu menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Kemudian, tutup pintu kulkas dengan rapat setiap selesai di gunakan. Hindari menumpuk makanan di depan saluran udara agar sirkulasi dingin tetap optimal.
Selain menjaga suhu, lakukan pembersihan kulkas secara rutin. Setidaknya, bersihkan kulkas sekali dalam seminggu untuk menjaga kebersihannya.
5. Susun Makanan Berdasarkan Masa Simpan
Letakkan makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa pada bagian depan. Dengan begitu, Anda dapat lebih mudah melihat dan mengonsumsinya lebih dulu.
Selain itu, beri label tanggal pada setiap wadah makanan. Langkah sederhana ini membantu memantau masa penyimpanan makanan dengan lebih mudah.
Sebagai informasi, makanan sisa umumnya bertahan hingga lima hari dalam kulkas. Sementara itu, makanan dapat bertahan hingga enam bulan jika tersimpan di freezer.
Kenali Tanda Makanan Sudah Tidak Layak Konsumsi
Sebelum menyajikan makanan, selalu periksa kondisi fisiknya. Makanan yang tidak layak konsumsi biasanya mengalami perubahan tekstur dan warna.
Selain itu, jamur sering menimbulkan bercak putih, jingga, atau hijau pada permukaan makanan. Daging yang sudah rusak juga kerap mengeluarkan lendir dan aroma tidak sedap.
Karena itu, segera buang makanan yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Langkah tersebut dapat membantu melindungi kesehatan keluarga dari risiko keracunan makanan.
Jika Anda mengalami muntah atau diare setelah mengonsumsi makanan yang tersimpan lama, segera konsultasikan ke dokter. Penanganan yang cepat dapat membantu mencegah kondisi yang lebih serius. (id/*)










Komentar