Pensiun ASN Makin Terjamin, Peluang Raih THT Rp1 Miliar Semakin Terbuka, Begini Penjelasan BKN

BKN mengajak ASN merencanakan pensiun sejak dini melalui program Taspen Life.

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pensiun ASN Makin Terjamin, Peluang Raih THT Rp1 Miliar Semakin Terbuka, Begini Penjelasan BKN. (foto: AI)

Pensiun ASN Makin Terjamin, Peluang Raih THT Rp1 Miliar Semakin Terbuka, Begini Penjelasan BKN. (foto: AI)

Intiperistiwa.com – Pemerintah terus memperkuat kesejahteraan aparatur sipil negara, sehingga Pensiun ASN menjadi perhatian sejak awal masa pengabdian. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan komitmen tersebut melalui berbagai program perencanaan pensiun. Selain itu, PT Taspen Life menyediakan sejumlah pilihan program yang membantu ASN mempersiapkan hari tua. Karena itu, ASN memiliki kesempatan membangun kondisi keuangan yang lebih baik saat memasuki masa pensiun.

Zudan menjelaskan ASN dapat memanfaatkan berbagai program perencanaan pensiun untuk mengoptimalkan manfaat hari tua. Selain itu, peserta dapat menjalankan investasi secara bertahap dan berkelanjutan sesuai pilihan program. Oleh sebab itu, kebiasaan menabung dan berinvestasi secara disiplin dapat meningkatkan manfaat yang diterima saat pensiun.

Menurut Zudan, setiap ASN perlu mempersiapkan masa depan sejak awal masa kerja. Selain itu, perencanaan yang matang dapat memperbesar peluang mencapai kondisi finansial yang aman. Karena itu, ASN perlu memulai langkah tersebut sedini mungkin agar manfaatnya berkembang secara optimal.

BKN Dorong ASN Siapkan Masa Pensiun

Zudan menyampaikan pesan tersebut dalam kegiatan BKN Menyapa BKD bertema “Manfaat Tabungan Hari Tua (THT) ASN 1 Miliar“ yang berlangsung secara daring. Kegiatan itu mengutip keterangannya pada Minggu (26/7/2026). Selain itu, ia mengingatkan pentingnya perencanaan keuangan sejak dini bagi seluruh ASN.

Baca Juga :  Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu

“Menjadi ASN bukan hanya tentang mengabdi kepada negara hari ini, tetapi juga memastikan kualitas hidup yang baik di masa depan,” kata Zudan.

Ia kembali menegaskan pentingnya memulai perencanaan sejak awal. “Semakin dini perencanaan dilakukan, semakin besar peluang untuk mencapai masa pensiun yang aman, tenang, dan sejahtera,” tegasnya.

Program Taspen Life Buka Peluang THT hingga Rp1 Miliar

Zudan menjelaskan program Taspen Life menghadirkan peluang memperoleh manfaat Tabungan Hari Tua (THT) hingga Rp1 miliar. Selain itu, program tersebut juga memberikan perlindungan bagi keluarga apabila peserta menghadapi risiko sebelum memasuki masa pensiun. Karena itu, ASN memiliki lebih banyak pilihan untuk mempersiapkan masa depan.

Menurut Zudan, kondisi tersebut menunjukkan ASN memperoleh akses yang semakin luas terhadap instrumen perencanaan keuangan. Selain itu, ASN dapat memilih program perlindungan hari tua sesuai kebutuhan. Oleh sebab itu, setiap ASN dapat menyusun strategi keuangan jangka panjang berdasarkan target kesejahteraan masing-masing.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Turun Lagi! Cek Harga Terbaru per 1 Juli 2026, Buyback Ikut Melemah

Literasi Keuangan Jadi Bekal ASN

Zudan mengajak ASN mulai memikirkan masa depan sejak hari ini. Selain itu, ia berharap ASN tetap produktif, mandiri, dan memiliki ketahanan finansial setelah memasuki masa pensiun. Karena itu, literasi keuangan menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur.

“ASN harus mulai memikirkan masa depan sejak hari ini. Ketika memasuki masa pensiun, ASN diharapkan tetap produktif, mandiri, dan memiliki ketahanan finansial yang baik. Karena itu, literasi keuangan menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur,” ujar Zudan.

Zudan juga menegaskan pembangunan sumber daya manusia aparatur tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi dan kinerja. Selain itu, pembangunan tersebut juga mencakup kesiapan menghadapi masa pensiun dengan kondisi finansial yang sehat dan mandiri. Oleh sebab itu, Zudan memandang kesejahteraan ASN harus mencakup masa aktif hingga memasuki masa purnatugas. (iD/*)

Berita Terkait

Kemnaker Terbitkan Aturan BSU 2026, Pekerja Bergaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Menerima BSU?
BMKG Peringatkan Potensi Karhutla hingga 31 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Berisiko
Viral! Keluhan Pelayanan RSCM Ramai di Media Sosial, BPJS Kesehatan Akhirnya Buka Suara
Kapan CPNS 2027 Dibuka? Menteri PANRB Rini Widyantini Buka Suara
Viral! Video Ceramah Kontroversial Habib Alwi Assegaf Tuai Kecaman, MUI Imbau Umat Tak Lagi Mengundang
Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga di Antaranya PMA
Gaji PNS Lewat Kopdes Merah Putih? Ini Penjelasan Tiga Menteri
Syarat dan Cara Pindah KK Antar-Kota 2026, Ini Prosedurnya
Berita ini 31 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Kemnaker Terbitkan Aturan BSU 2026, Pekerja Bergaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Menerima BSU?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:03 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Karhutla hingga 31 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Berisiko

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Viral! Keluhan Pelayanan RSCM Ramai di Media Sosial, BPJS Kesehatan Akhirnya Buka Suara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kapan CPNS 2027 Dibuka? Menteri PANRB Rini Widyantini Buka Suara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Viral! Video Ceramah Kontroversial Habib Alwi Assegaf Tuai Kecaman, MUI Imbau Umat Tak Lagi Mengundang

Berita Terbaru