Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Jam Berapa dan Bisa Dilihat dari Mana?

Gerhana Matahari Total terjadi 12 Agustus 2026, tetapi Indonesia tidak masuk jalur pengamatan.

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Jam Berapa dan Bisa Dilihat dari Mana? (Foto: Hybrid/BMKG/teknologi.bisnis)

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Jam Berapa dan Bisa Dilihat dari Mana? (Foto: Hybrid/BMKG/teknologi.bisnis)

Intiperistiwa.com – Gerhana Matahari Total akan menghiasi langit pada 12 Agustus 2026. Namun, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan fenomena tersebut secara langsung. Pasalnya, jalur gerhana tidak melewati wilayah Indonesia dan waktunya berlangsung malam. Lantas, jam berapa Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 mencapai puncaknya?

Mengutip situs resmi BMKG, gerhana mulai memasuki fase Gerhana Sebagian (P1) pukul 15.34 UT. Waktu tersebut setara dengan pukul 22.34 WIB pada 12 Agustus 2026. Selanjutnya, fase Gerhana Total di lokasi awal (U1) mulai pukul 16.57 UT. Jika dikonversi, waktunya mencapai pukul 23.57 WIB.

Jadwal Puncak Gerhana Matahari Total

Gerhana kemudian mencapai puncaknya pada pukul 17.45 UT. Waktu tersebut bertepatan dengan pukul 00.45 WIB pada 13 Agustus 2026. Setelah itu, keseluruhan rangkaian gerhana berakhir pada pukul 19.57 UT. Dalam waktu Indonesia, proses tersebut selesai pada pukul 02.57 WIB, 13 Agustus 2026.

Indonesia Tidak Masuk Jalur Gerhana

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak dapat masyarakat Indonesia amati secara langsung. Jalur lintasan gerhana tidak melewati wilayah Nusantara. Selain itu, fase gerhana berlangsung ketika wilayah Indonesia memasuki malam hari. Karena itu, masyarakat perlu mengikuti siaran daring untuk menyaksikan fenomena tersebut.

Baca Juga :  BPS: Perjalanan Warga RI ke Luar Negeri Anjlok, Wisata Domestik Juga Melambat

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, menjelaskan wilayah pengamatan gerhana. Masyarakat Eropa, Rusia bagian utara, Afrika bagian barat laut, dan Amerika Utara memiliki kesempatan melihatnya. Wilayah-wilayah tersebut berada dalam jalur yang memungkinkan pengamatan langsung.

“Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA,” kata Ayu di Jakarta, Sabtu (8/8).

Jalur Gerhana Melintasi Sejumlah Wilayah

Melansir laman NASA, gerhana pada 12 Agustus 2026 akan melewati beberapa wilayah. Jalurnya mencakup Greenland, Islandia, Rusia Utara, Samudra Atlantik, dan Spanyol. Selain itu, gerhana juga melintasi sebagian kecil Portugal. Dengan demikian, wilayah tersebut mendapat peluang mengamati fase total gerhana.

Sementara itu, banyak wilayah Belahan Bumi Utara akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian. Kawasan tersebut mencakup sebagian utara Amerika Serikat, dari Alaska hingga Carolina Utara. Sebagian besar Kanada, Eropa, serta Afrika barat laut juga masuk wilayah pengamatan sebagian.

Baca Juga :  Pendaki Mulai Padati Gunung Kerinci Jelang 17 Agustus, BBTNKS Catat 118 Orang Sudah Naik

Menariknya, beberapa lokasi di jalur barat gerhana memiliki pengalaman pengamatan berbeda. Di daratan Eropa dan Afrika, Matahari akan terbenam ketika gerhana masih berlangsung. Kondisi tersebut memberi kesempatan masyarakat melihat fenomena gerhana saat Matahari terbenam. Karena itu, pengamatan dapat menghadirkan pemandangan langit yang cukup unik.

Bagaimana Gerhana Matahari Total Terjadi?

Gerhana Matahari Total terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada pada satu garis lurus. Posisi tersebut terjadi saat Bulan memasuki fase Bulan Baru. Pada puncaknya, piringan Bulan menutupi seluruh piringan Matahari dari sudut pandang Bumi. Akibatnya, wilayah yang masuk bayangan inti Bulan mengalami gelap selama beberapa saat.

Bayangan inti tersebut dikenal sebagai umbra dan menjadi jalur utama Gerhana Matahari Total. Sementara itu, wilayah yang menerima bayangan samar atau penumbra melihat gerhana sebagian. Dengan demikian, lokasi pengamatan menentukan jenis gerhana yang dapat masyarakat saksikan. Fenomena tersebut memperlihatkan hubungan posisi Matahari, Bulan, dan Bumi dalam satu peristiwa astronomi. (iD/*)

Berita Terkait

Pencinta Tantangan Ekstrem, Ini 10 Wisata Terekstrem di Dunia yang Memacu Adrenalin
Festival Kopi Kerinci 2026 Segera Digelar, Usung Tema “Kopi Kerinci Tanah Surga Menuju Panggung Kopi Dunia”
Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan
Pesona Lembah Dewa di Gunung Kunyit Kerinci, Keindahan Air Tiga Warna Tersembunyi di Tengah Hutan
9 Taman Nasional Tutup Sementara Jalur Pendakian, TNKS Masuk Daftar
Gerhana Bulan Parsial 27–28 Agustus 2026 Tutupi 96 Persen Permukaan Bulan, Apakah Bisa Dilihat dari Indonesia?
Fenomena Mata Naga Muncul di Thailand, Cekungan Batu Ini Terlihat Seperti Mata Raksasa
Destinasi Wisata Domestik Favorit 2026, Ini 5 Kota Pilihan Wisatawan Indonesia
Berita ini 22 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:00 WIB

Pencinta Tantangan Ekstrem, Ini 10 Wisata Terekstrem di Dunia yang Memacu Adrenalin

Jumat, 11 September 2026 - 18:23 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Segera Digelar, Usung Tema “Kopi Kerinci Tanah Surga Menuju Panggung Kopi Dunia”

Rabu, 9 September 2026 - 10:00 WIB

Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan

Rabu, 2 September 2026 - 16:00 WIB

Pesona Lembah Dewa di Gunung Kunyit Kerinci, Keindahan Air Tiga Warna Tersembunyi di Tengah Hutan

Selasa, 1 September 2026 - 19:00 WIB

9 Taman Nasional Tutup Sementara Jalur Pendakian, TNKS Masuk Daftar

Berita Terbaru

Jangan Asal Simpan! 5 Buah Ini Rusak Jika Dibekukan. (Foto: Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI)

Tips & Trik

Jangan Asal Simpan! 5 Buah Ini Rusak Jika Dibekukan

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:00 WIB

Polemik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas. (Foto: goal)

Sport

Polemik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN. (Foto: Dok. Kemenaker)

Nasional

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN

Rabu, 7 Okt 2026 - 07:00 WIB

Game Roblox Populer yang Wajib Dicoba Oktober 2026. (Gambar: Roblox)

Game

Game Roblox Populer yang Wajib Dicoba Oktober 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 22:00 WIB

Jangan Ketinggalan, Besok Mulai Pre-Order iPhone 18 Pro! (Foto: Hello Store/Blibli)

Teknologi

Jangan Ketinggalan, Besok Mulai Pre-Order iPhone 18 Pro!

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:00 WIB