Intiperistiwa.com – Traveler yang ingin menghindari keramaian kota bisa memilih negara dengan suasana lebih tenang. Sebuah studi terbaru menempatkan Bhutan sebagai negara paling sunyi di dunia. Studi tersebut memakai Noise-Free Nations Index yang dibuat operator perjalanan Go2Africa. Indeks itu menilai ketenangan negara berdasarkan sejumlah indikator lingkungan dan aktivitas manusia.
Penilaian tersebut tidak hanya melihat jumlah penduduk. Tim juga memperhitungkan kepadatan wisatawan, luas kawasan pedesaan, serta wilayah yang mendapat perlindungan. Selain itu, kepadatan kendaraan, bandara, dan jalur kereta turut memengaruhi skor. Dengan begitu, indeks tersebut mencoba menggambarkan tingkat ketenangan setiap negara secara lebih menyeluruh.
Mengutip Euronews, Sabtu (15/8/2026), setiap negara memperoleh skor maksimal 100. Semakin tinggi skor sebuah negara, semakin tenang kondisinya menurut indikator penelitian. Bhutan berhasil meraih skor 89,44 dan menempati posisi teratas. Negara Himalaya tersebut memiliki kawasan hutan dan pegunungan yang sangat luas.
Bhutan Jadi Negara Paling Sunyi
Bhutan memiliki lebih dari 39 ribu kilometer persegi kawasan pegunungan berhutan. Wilayah tersebut juga mencakup lembah bertingkat dan dataran tinggi. Selain kondisi geografis, pemerintah Bhutan membatasi jumlah wisatawan melalui Sustainable Development Fee. Kebijakan itu membantu menjaga jumlah kunjungan agar tetap terkendali.
Namibia kemudian menempati posisi kedua dengan skor 86,69. Negara di Afrika bagian selatan tersebut hanya memiliki kepadatan penduduk sekitar 3,83 orang per kilometer persegi. Namibia juga menjadi rumah bagi Gurun Namib yang termasuk salah satu gurun tertua di dunia. Karena itu, wilayah luas dengan aktivitas manusia yang rendah turut mendukung posisi Namibia.
Botswana berada di peringkat ketiga dengan skor 80,86. Negara tersebut menerapkan strategi pariwisata low-volume, high-value. Strategi itu mengutamakan wisatawan dalam jumlah terbatas dengan nilai kunjungan lebih tinggi. Selanjutnya, Zambia dan Gabon melengkapi posisi lima besar.
Zambia memiliki proporsi kawasan lindung yang cukup besar. Sementara itu, Gabon terkenal dengan kawasan hutan hujan yang masih alami. Kondisi alam tersebut turut mendukung tingkat ketenangan kedua negara. Menariknya, negara-negara Afrika mendominasi daftar negara paling sunyi tersebut.
Afrika Mendominasi 25 Negara Paling Sunyi
Lebih dari separuh dari 25 negara paling sunyi berasal dari benua Afrika. Kondisi geografis dan kepadatan penduduk menjadi beberapa faktor yang memengaruhi hasil tersebut. Selain itu, luas kawasan alami turut mendukung tingkat ketenangan sejumlah negara. Namun, tidak ada satu pun negara Eropa yang masuk 25 besar.
Estonia menjadi negara Eropa dengan peringkat tertinggi di posisi ke-34. Finlandia menyusul di posisi ke-39, kemudian Swedia berada di posisi ke-40. Kepadatan penduduk menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil tersebut. Arus wisatawan dan jaringan infrastruktur yang luas juga ikut berperan.
Berikut daftar 10 negara paling sunyi di dunia menurut Noise-Free Nations Index:
- Bhutan – 89,44
- Namibia – 86,69
- Botswana – 80,86
- Zambia – 80,64
- Gabon – 80,61
- Venezuela – 80,20
- Chad – 79,82
- Republik Afrika Tengah – 78,18
- Mongolia – 75,53
- Bolivia – 75,40
Indonesia Raih Skor 53,9
Indonesia sendiri mencatat skor 53,9 dalam indeks tersebut. Angka itu menunjukkan posisi Indonesia dalam penilaian tingkat ketenangan berdasarkan indikator yang digunakan. Selain negara paling sunyi, indeks tersebut juga mencatat negara dengan tingkat ketenangan terendah. Daftar tersebut menunjukkan perbedaan kondisi antarnegara berdasarkan kepadatan dan aktivitas yang mereka miliki.
Berikut lima negara dengan tingkat ketenangan terendah menurut indeks tersebut:
- Singapura – 6,78
- Maldives – 8,48
- Barbados – 10,12
- Qatar – 15,45
- Lebanon – 18,13
Hasil indeks tersebut memberikan gambaran mengenai negara dengan tingkat ketenangan paling tinggi. Bhutan menempati posisi teratas dengan skor 89,44. Sementara itu, negara-negara Afrika mendominasi daftar karena kondisi wilayah dan kepadatan penduduknya. Bagi traveler yang mencari suasana lebih tenang, daftar tersebut dapat menjadi referensi pilihan destinasi. (iD/*)











Komentar